Saham Indonesia

Saham Indonesia Online

Saham Chat


Click sini untuk berkomentar!!!

26-Apr-15 13:16 | Selalu senang:
Iya Abah, semua warga disini punya style sendiri2 sehingga menjadikan harmonisasi yg bisa mengkonspirasi hati sesama warga dimari, bro MM yah biarkan seperti itu, justru dgn gaya yg seperti itu kita yg membaca merasa terhalunisasi dan akhirnya kita lupa akan labil ekonomi..

26-Apr-15 13:15 | METAMORFOSIS *guest*:
We miss bro mb.....where a hell are you bro......has been a week dissapear....

26-Apr-15 13:06 | METAMORFOSIS *guest*:
Iya bro nggak ada loe nggak rame katanya...n how low can you go kata bro ks......Hahahaaaaaa

26-Apr-15 13:03 | Selalu senang:
Naaah kan,....betulkan kalau disini ini dah seperti teman seperjuangan, apapun topiknya walau kadang terasa kuat nuansa adu argumentnya tetap aja...kita ini saudara walau tak pernah bersua...inilah asyiknya warga idsaham... :)

26-Apr-15 12:51 | Hantu hantu:
loh jgn pesimis gitu donk, ente gak mandang Bro KS,MM, meta dll. kita kan dah sehidup semati di IDSAHAM... hihihi

26-Apr-15 12:47 | Selalu senang:
@bro hantu2, hahaha....curhat disini mah, ibarat sudah jatuh ketimpah tangga...wkwkwkwkwk

26-Apr-15 12:42 | gunung24 :
baru buka eh dah rame sejak pagi hahaha. happy sunday all

26-Apr-15 12:40 | Hantu hantu:
wah Bro SS mau curhat neh, silahkan gak usah malu2 ungkapkan saja nanti kita bantu koq (klo aye cuman bisa bantu DOA aja)... hihihi

Index Saham Indonesia
Interactive chart? click here!

International Market News

Berita Bursa Saham

26-Apr-15 13:00 | antaranews.com : Lima SUV mewah terbaik versi Top Gear Baca..
26-Apr-15 13:00 | okezone.com : Tingkatkan Pelayanan, Taspen Jemput Bola Pesertanya Baca..
26-Apr-15 13:00 | okezone.com : Indonesia Butuh Rp2.000 T untuk Kembangkan Energi Terbarukan Baca..

26-Apr-15 13:00 | okezone.com : Lima Jenis Produk Olahan Indonesia yang Digandrungi Kanada Baca..
26-Apr-15 13:00 | vivanews.com : PNM Ramaikan Padang Fair 2015 Baca..
26-Apr-15 12:30 | okezone.com : Tingkatkan Pelayanan, Taspen Jemput Bola Peserta Baca..

26-Apr-15 12:30 | www.lensaindonesia.com : Trikomsel raih laba bersih Rp314 miliar pada 2014 - LensaIndonesia.com Baca..
26-Apr-15 12:00 | vivanews.com : Rp113 Miliar Dana PNM untuk Usaha Mikro Kecil di Padang Baca..
26-Apr-15 11:30 | okezone.com : Indonesia Butuh Rp2000 T untuk Kembangkan Energi Terbarukan Baca..

26-Apr-15 11:30 | vivanews.com : Ade Pede Pasarkan Citara Apartment, Harga Mulai Rp270 Juta Baca..
26-Apr-15 10:00 | okezone.com : Aksesori dari Tulang Sapi Beromzet Ratusan Juta Baca..
26-Apr-15 10:00 | bisnis.news.viva.co.id : Laporan Keuangan Positif Dongkrak Bursa Saham Amerika - VIVA.co.id Baca..

26-Apr-15 09:45 | swa.co.id : Muliadi Raharja, Tiap Hari Melakukan yang Terbaik Baca..
26-Apr-15 09:45 | swa.co.id : Dedy Rochimat Merintis Vivere Group Sejak Tahun 1984 Baca..
26-Apr-15 09:30 | vivanews.com : Laporan Keuangan Positif Dongkrak Bursa Saham Amerika Baca..

26-Apr-15 08:45 | swa.co.id : JEC Kedoya Hadirkan Teknologi Centurion untuk Katarak Baca..
26-Apr-15 08:45 | swa.co.id : Sasar Anak Muda, Aqua Kampanyekan #AdaAqua Baca..
26-Apr-15 08:30 | okezone.com : BEI Janjikan Buat Sistem Baru Demi Kenyamanan Investor Baca..

26-Apr-15 07:30 | okezone.com : Baru Gajian? Jaga Pengeluaran agar Tak Jebol Baca..
26-Apr-15 07:30 | detik.com : Menteri ESDM: Indonesia Negara Kaya Minyak, Itu 20 Tahun Lalu! Baca..
26-Apr-15 07:30 | detik.com : Kemenkeu: Kami Tak Bermaksud Beri Jatah 2 Mobil ke Menteri Baca..

26-Apr-15 07:30 | detik.com : Bubarkan Petral, Dirut Pertamina: Ini Langkah Menuju Dunia Baca..
26-Apr-15 07:30 | detik.com : Jokowi Ingin Swasembada Beras, 3 Menteri Ini Makin Kompak Baca..
26-Apr-15 07:30 | detik.com : Menteri PU: 1 Truk Ganti Ban di Pantura, Macetnya 10 Km Baca..

26-Apr-15 07:30 | detik.com : Jaminan Pertamina, Pakai Gas Bumi Aman dan Lebih Murah Murah dari Elpiji Baca..
Berita Bursa Saham Lainnya

Komentar indeks/ekonomi di Saham Chat


26-Apr-15 13:16 | Selalu senang:
Iya Abah, semua warga disini punya style sendiri2 sehingga menjadikan harmonisasi yg bisa mengkonspirasi hati sesama warga dimari, bro MM yah biarkan seperti itu, justru dgn gaya yg seperti itu kita yg membaca merasa terhalunisasi dan akhirnya kita lupa akan labil ekonomi..

26-Apr-15 07:25 | Koreksi Sehat: *guest*:
Emiten pertambangan PT Berau Coal Energy Tbk. (BRAU) batal mengangkat dua direksi berkewarganegaraan asing setelah sebelumnya digrebek oleh petugas Imigrasi dan harus dideportasi. Ari Ahmad Effendi, Legal & Corsec Div. Head Berau Coal Energy, membenarkan adanya pemeriksaan rutin oleh kantor Imigrasi kepada perseroan. “Pada saat pemeriksaan, direktur perusahaan yaitu Paul Fenby dan Keith Downham didapat tidak memiliki kelengkapan dokumen izin kerja di Indonesia,” ungkapnya dalam keterbukaan informasi seperti dikutip dari Bursa Efek Indonesia. Hingga saat ini kedua direksi tersebut masih dalam proses pemeriksaan pihak Imigrasi. Pada surat terpisah, Ari mengumumkan pembatalan pengangkatan Keith John Downham dan Paul Jeremy Martin Fenby sebagai direktur emiten berkode saham BRAU tersebut. Pembatalan telah dilakukan pada 22 April 2015. “Semua prosedur pelaksanaan pembatalan pengangkatan direktur perseroan tersebut akan kami laksanakan,” paparnya. Direktur Utama BRAU Amir Sambodo menambahkan pembatalan dilakukan akibat kedua direktur tersebut belum memiliki izin kerja yang sah dan saat ini dalam pemeriksaan oleh Kantor Imigrasi Jakarta Selatan. Share:

25-Apr-15 23:44 | Koreksi Sehat: *guest*:
Hal ini persis sama dengan investor pemenang yg akan segera cut loss kalau ternyata market bergerak berlawanan dengan kita , tidak lain tujuannya adalah menlindungi kita dari kemungkinan loss yg jauh lebih besar yg akan kita alami yg mungkin saja tidak akan bisa kita tanngung . Banyak contoh dimarket ..mungkin saja banyak investor yg masih pegang saham BUMI diharga 5000 ke atas dan sekarang hanya bisa diam mlongo di saat harga bumi sudah dibawah 1000. dan masih banyak contoh saham lainnya. Secara sederhana gambaranya adalh ketika kita sudah loss 20% maka dibutuhkan 25% gain hanya untuk menjadi impas . Kita tunggu dan loss membesar jadi 25% maka dibutuhkan gain 33% untuk impas dan seterusnya . Intinya adalah semakin lama kita membiarkan kerugian berjalan semakin berat dan kecil kemungkinan untuk impas. Belum lagi dampak pskikologis dan ahirnya mempengaruhi kesehatn pikiran dan jasmani kita ......weleh weleh.... J oneil menyarankan kita untuk mengembangkan disiplin yg ketat terhadap pembatasan resiko .. Kerugian kecil adalah ibarat membayar asuransi yg murah ..pembatasan  resiko dalam satu trade , yg jelas masih memberi kita cukup modal untuk mencoba lagi dalam trade di saham lain yg  akan memberik kita peluang untuk menang.... NEVER ARGUE WITH THE MARKET

25-Apr-15 23:39 | Koreksi Sehat: *guest*:
William J Oneil mengibaratkan pembatasan resiko dalam trading seperti kita membeli polis asuransi. Kita membatasi resiko sampai pada limit yg kita masih nyaman , kadang memang kita suka sebel karena setelah kita melakukan cut loss dan menjual saham , kemudian saham tersebut malah kembali naik. Hal tsb adalah normal dan jangan pernah beranggapan bahwa keputusan menjual tsbt salah karena setelah dijual harga malah berbalik naik. Oneil memberi contoh : kita membeli asuransi mobil tahun lalu dan kemudian kita tidak mengalami kecelakaan sama sekali , apakah kita anggap uang premi tsb sebagai sia sia ?? dan apakah kita tidak memperpanjang asuransi mobil kita kemudian ?? Jawabannya adalah kita pasti akan memperpanjang asuransi tsb. Begitu juga dengan asuransi rumah dll. Kita tidak membeli asuransi rumah karena kita tahu rumah kita akan terbakar tapi kita membeli asuransi untuk melindungi kita dari kerugian yg parah yg mungkin akan kita alami. Hal ini persis sama dengan investor pemenang yg akan segera cut loss kalau ternyata market bergerak berlawanan dengan kita , tidak lain tujuannya adalah menlindungi kita dari kemungkinan loss yg jauh lebih besar yg akan kita alami yg mungkin saja tidak akan bisa kita tanngung . Banyak contoh dimutting Loss in the Market

25-Apr-15 21:04 | meta *guest*:
Pada saat ini pergeseran geoglobal kan di dominasi oleh 2 kekuatan dunia. Usa dan tiongkok...tiongkok dalam hal ini harus meningkatkan hubungan baik kepada negara asean dalam menjaga pengaruhnya di south termasuk Indonesia. Enhance mutual understanding n cooperate harus dilaksanakan demi menjaga stabilitas baik ekonomi politik hankam dan sosial budaya. Jadi terjadilah hubungan bilateral kedua negara bro. Implikasinya ya inilah...ada bantuan dan perdagagan ...yaa pokoknya gitu deh ...dst dstnya...hal yg tak bisa dihindari namun sebuah keniscayaan yg harus berlangsung demi kepentingan bangsa2 yg berkomunitas.

25-Apr-15 20:46 | meta *guest*:
Bro mm klo sy sih ...memandang ini semua lebih kepada bagaimana pergeseran geopolitik n geoekonomi. Seperti adanya KAA dapat menyebabkan terjadinya hubungan enhance cooperate betwen two country in economy n diplomasi. Jadi bukan masalah kwalitas barangnya. Sementara ina dgn usa or europe lebih banyak kepada tekan menekan seperti embargo currency war misalnya. Lagi pula dalam pengadaan barang dan jasa kita belumlah optimal lebih banyak mementingkan proyeknya yg dapat memberikan keuntungan bagi pemegang proyek. Misal dalam pengadaan barang sering dibuat menjadi 60-40 ato 70 -30. Sehingga kwalitas barang yg didapat hanyalah 60-70 pct saja. Thats us...

25-Apr-15 19:21 | Koreksi Sehat: *guest*:
Rumor BWPT mau diangkat ke 500 dalam waktu dekat.Spekulan yang memberitakan bad news hanya mencari barang murah.Ha ha ha.Ini hebatnya market kita menjelekkan satu saham dengan harapan beli murah.Sdh naik barang baru pening kepala ngejar ngejar barang harga mahal

25-Apr-15 16:02 | Bandung Dago *guest*:
Bulan Mei, akan ada satu saham yang naek menanjak, bergerak countertrend terhadap market !!

25-Apr-15 14:56 | SELL-IN-MAY&GO-AWAY *guest*:
Baru ditinggal beberapa hari saja,market udah berantakan..huahahahaha.....masih adakah yang meragukan pepatah SELL-IN-MAY&GO-AWAY ??? ....masih pengen bertahan untuk sell in June or July?? hati2 bisa tinggal celana kolor doang..huahahahaha....

25-Apr-15 13:11 | spirit_one:
Bisnis.com, JAKARTA--Emiten pertambangan pelat merah PT Timah (Persero) Tbk. harus menelan pil pahit akibat menderita rugi bersih Rp19,1 miliar pada kuartal I/2015 dibandingkan dengan tahun sebelumnya masih laba Rp95 miliar. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan, Jumat (24/4/2015), disebutkan pendapatan perseroan naik 9,57% menjadi Rp1,35 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,23 triliun. Agung Nugroho, Sekretaris Perusahaan Timah, mengatakan hingga 31 Maret 2015, perseroan berhasil menurunkan beban usaha Rp144,08 miliar. Namun, beban pokok pendapatan meningkat menjadi Rp1,2 triliun dari Rp911,96 miliar. "Sampai kuartal pertama, perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,36 triliun," ungkapnya dalam keterangan resmi, Jumat (24/4/2015). Laba kotor yang dibukukan emiten berkode saham TINS juga melorot menjadi Rp145,94 miliar dari sebelumnya Rp325,39 miliar. Periode Januari-Maret 2015, Timah menderita rugi sebelum pajak Rp8,62 miliar dari sebelumnya laba Rp169,91 miliar. Perseroan juga menderita rugi tahun berjalan sebesar Rp19,09 miliar dari sebelumnya laba Rp95,08 miliar. Manajemen TINS belum mencantumkan rugi per saham dasar pada kuartal I/2015, dari sebelumnya masih meraup laba per saham Rp22. Menurutnya, penurunan harga komoditas dunia sejak awal 2015 telah berdampak pada kinerja perseroan. Tetapi, pada paruh kedua tahun ini, harga komoditas diperkirakan akan pulih disertai dengan tumbuhnya ekonomi dunia yang dimotori oleh Amerika Serikat. Hingga 31 Maret 2015, total aset Timah mencapai Rp9,1 triliun, lebih rendah dari akhir tahun lalu Rp9,75 triliun. Liabilitas Rp3,7 triliun dari Rp4,1 triliun dan ekuitas Rp5,39 triliun dari Rp5,6 triliun.

25-Apr-15 12:18 | spirit_one:
Bisnis.com, JAKARTA--Emiten perkebunan PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) membukukan laba bersih pada kuartal I/2015 sebesar Rp156,09 miliar, anjlok 80% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp784,6 miliar. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan di PT Bursa Efek Indonesia, Jumat (24/4/2015), disebutkan penurunan laba bersih diawali dengan merosotnya pendapatan perseroan. Pada periode Januari-Maret 2015, emiten berkode saham AALI tersebut meraup pendapatan bersih Rp3,23 triliun. Perolehan tersebut lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama setahun sebelumnya Rp3,72 triliun. Meski beban pokok pendapatan berhasil ditekan menjadi Rp2,46 triliun dari Rp2,51 triliun, laba kotor yang diraup perseroan merosot tajam menjadi Rp763,62 miliar dari Rp1,2 triliun setahun sebelumnya. Sementara itu, laba sebelum pajak anak usaha PT Astra International Tbk. (ASII) tersebut juga merosot tajam menjadi Rp224,31 miliar pada kuartal I/2015. Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya, AALI meraup laba sebelum pajak Rp1,12 triliun. Laba periode berjalan yang diperoleh AALI juga terjun bebas menjadi Rp167,74 miliar dari Rp810,43 miliar. Laba per saham dasar juga turut tertekan menjadi Rp99,12 dari sebelumnya Rp498,24. Hingga 31 Maret 2015, total aset Astra Agro Lestari mencapai Rp19,94 triliun dari akhir tahun lalu Rp18,55 triliun. Liabilitas Rp7,91 triliun dari Rp6,72 triliun dan ekuitas Rp12,02 triliun dari Rp11,83 triliun

25-Apr-15 11:23 | money magnet:
Sayang.momentum KAA tidak.membentuk kegiatan 2 tahunan seperti forum APEC yaitu KERJASAMA EKONOMI ASIA AFRIKA. yang bisa jadi.KEKUATAN PENYEIMBANG EKONOMI GLOBALDARI BENUA ASIA.AFRIKA.

25-Apr-15 10:05 | Koreksi Sehat: *guest*:
Harga saham AALI = Book Value +Laba + Harapan.Kenyataan Jumat AALI turun 1100 artinya Harapan Sirna karena Laba turun.Inco juga kalau Laba turun maka Harapan akan Sirna.Begitu seterusnya Investor akan keluar dari satu saham kalau kinerja jelek karena memang harga saham sudah pada premium semua rata rata di bursa

25-Apr-15 09:06 | Koreksi Sehat: *guest*:
Bro MM Lingkaran setan itu terjadi di awal trading.Bisa sampai 1-3 thn loss terus bahkan 5 thn.Setelah Kapok baru belajar teknikal dan ikut seminar A-Z dan ikut analisis bayaran hasilnya tetap nihil.Kalau menurut saya Tidak pernah trader di awal maen sampai sekarang exis karena harus melewati Lingkaran Setan.Biasanya orang jatuh dulu baru bangkit bukan kebalikan bangkit dulu baru jatuh hi hi hi.Hanya satu cara kita bertahan di Market tetap sisahkan dana saat bursa konsolidasi dan bearish untuk beli diharga discount

25-Apr-15 07:32 | Koreksi Sehat: *guest*:
Untuk menjadi seorang trader yang sukses bukanlah proses yang instan. Jangan berpikir hanya dengan membeli buku cara trading saham di gramedia, mengikuti beberapa seminar saham, mempelajari beberapa indikator saham, kita sudah bisa mulai untung di bursa saham. Ada banyak proses yang harus kita lewati supaya bisa menjadi trader yang handal. Salah satu proses yang harus lewati adalah lingkaran setan kerugian di masa awal trading kita. Pada masa awal trading biasanya adalah masa yang sangat sulit. Saat itu kita masih newbie, kemampuan kita masihlah sangat terbatas. Kita masih belum memahami sepenuhnya bagaimana cara kerja bursa saham. Akibatnya segala transaksi kita malah berujung pada kerugian. Kita menggunakan metode A akhirnya malah loss, ganti pada metode B juga loss, ganti lagi pada metode C masih tetap lolos. Masa ini biasanya sangat membuat frustasi. Karena kita sudah mencoba berbagai macam cara tapi tidak berhasil juga mencari cara yang benar. Untuk bertahan dalam masa ini, sepenuhnya tergantung pada kemauan diri kita sendiri. Seberapa besar tekad kita untuk bisa sukses di bursa saham. Seberapa besar keyakinan kita bahwa kita bisa mencari uang dari bermain saham.


Kopi Luwak | Kopi Medan | Kopi Sidikalang
©Copyright Saham | IDsaham.com (nelaiyan@gmail.com/ sahamfundamental.blogspot.com)