Saham Indonesia

Analisa & Rekomendasi Saham

Saham Chat


Click sini untuk berkomentar!!!

07-Jul-15 13:10 | Selalu senang:
Berdasarkan catatan Beritasatu.com, situasi harga komoditas saat ini berada di level terendah sejak 2009. Rata-rata HBA tertinggi mencapai US$ 122 per ton pada 2011 dan kemudian mengalami tren penurunan. Tercatat pada Januari 2015 HBA ditetapkan sebesar US$ 64,02 per ton dan diprediksi harga batu bara terus melemah....sampai kapan harga batu bara bisa kembali jaya seperti tahun 2005-2010...heeem :(

07-Jul-15 13:00 | The Man From Tigaras *guest*:
Menteri Keuangan AS, Jack Lew, pada hari Senin berbicara dengan perdana menteri dan menteri keuangan Yunani dan mengatakan bahwa Washington menanti Athena dan pihak lain untuk melanjutkan percakapan ke arah penyelesaian situasi Yunani, kata seorang juru bicara Departemen Keuangan AS. Lew menyuarakan harapan itu, “akan memungkinkan Yunani untuk melakukan reformasi fiskal dan struktural, kembali untuk menumbuhkan perekonomian mereka, dan terus lanjut dalam zona euro,” kata Departemen Keuangan AS. Panggilan kepada Perdana Menteri Alexis Tsipras dan kepala keuangan baru, Euclid Tsakalotos, datang sehari setelah Yunani menolak dalam poling referendum. Kanselir Jerman, Angela Merkel, dan Presiden Prancis, Francois Hollande, harus bergerak cepat jika ingin mengamankan kesepakatan cash-for-reform dengan kreditur, ujar pihak Athena. Presiden Barack Obama berbicara dengan Hollande pada hari Senin tentang situasi Yunani dan mereka sepakat mengenai pentingnya menemukan jalan bagi Yunani untuk melanjutkan reformasi dan kembali ke pertumbuhan dalam zona euro. Bank-bank AS berada di posisi $ 12,7 milyar di dalam utang Yunani pada akhir tahun 2014, menurut Bank of International Settlements. Angka tersebut masih relatif kecil dibandingkan dengan sektor perbankan raksasa Amerika dan $ 17 trilyun ekonomi. Ekonomi Yunani juga tercatat sangat kecil dan negara tersebut membeli hanya 0,05% dari ekspor AS.

07-Jul-15 12:58 | Macan-tutul *guest*:
hihihihi bro kuncen mungkin lagi magang di lapak sebelah,gaya bahasa dan kebiasaannya mirip banget,hihihihihi.

07-Jul-15 12:48 | The Man From Tigaras *guest*:
Saham saham yang masih masuk EMA Daily 200,AALI,AISA,AKRA,BBCA,BBTN,DFSI,SRIL,SSMS,SMRA,BWPT,UNVR,WSKT,PTPP,META,ISAT,BISI,Bahan Penerawangan untuk Trading.Ada yang lain bisa ditambah

07-Jul-15 12:43 | Petarung:
Pasar kurang berpihak sesi satu,order SIAP dari pagi di 170 ngga ada yg buang barang.....mudah2an sesi dua ada yg berbaik hati buang SIAP

07-Jul-15 12:30 | The Man From Tigaras *guest*:
Pertama,komengangkat larangan akan menurunkan (bukan menaikkan) harga bensin dalam negeri. Ini mungkin adalah masalah yang banyak diangkat oleh masyarakat yang mengerti dan prihatin tentang betapa perubahan kebijakan dapat mempengaruhi harga energi untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi, banyak penelitian telah menunjukkan bahwa pengangkatan larangan akan memberikan tekanan pada harga bensin dalam negeri. Efek keseluruhan dalam mengangkat larangan ekspor minyak benar-benar bisa menurunkan harga global untuk bensin dengan cara meningkatkan ketersediaan minyak mentah global. Kedua, mengangkat larangan dapat menciptakan pasar dunia baru untuk minyak mentah light yang diproduksi di Amerika Serikat. Bagi banyak orang, gagasan pengekspor minyak Amerika ke luar negeri tampaknya tidak logis karena minyak Amerika yang dihasilkan harus dikonsumsi di rumah. Ini adalah argumen yang mudah diciptakan untuk membuat orang untuk memahami. Namun, itu terlalu sederhana dan mengabaikan realitas yang kompleks yang ada dalam hal nilai yang berbeda dari minyak mentah dan kapasitas kilang.(Edo Bramantio)

07-Jul-15 12:30 | ahok murka *guest*:
Wah pak ahok.murka kepda bpk dan masa ngak tahu kalo bpk jadi.alat politik partai.menekan eksekutif ? bpk sudah tidak netral itu masa politikus jadi di bkp

07-Jul-15 12:29 | The Man From Tigaras *guest*:
Keuntungan dari mengangkat larangan ekspor minyak mentah bukan hanya omong kosong, melainkan didukung oleh penelitian dari instansi pemerintah, lembaga akademik, dan think tank seluruh spektrum politik. Studi terbaru adalah yang dirilis oleh Harvard Business School dan Boston Consulting Group. Mereka menyoroti manfaat yang jelas dari pengangkatan larangan di bisnis, perekonomian, dan kerjasama global. Studi ini membahas perubahan lanskap energi AS dan peluang baru dari adanya kelimpahan energi di Amerika. Ketakutan akan permintaan yang rendah atas minyak luar negeri pada tahun 1970-an, ketika larangan ekspor itu diberlakukan, tidak lagi berlaku saat ini. Bahkan, AS saat ini menjadi produsen minyak utama dunia dikarenakan kemampuan mereka baru-baru ini untuk menghasilkan minyak dan gas alam dari formasi shale. Hal ini ditekankan dalam studi HBS dan BCG, yang merekomendasikan “menghilangkan pembatasan yang sudah kadaluwarsa pada ekspor gas dan minyak.” Penelitian ini juga menyoroti manfaat yang didapat oleh perekonomian dalam mengangkat larangan tersebut, menyediakan data dan penelitian lebih lanjut yang akan membantu meringankan kekhawatiran dari orang-orang yang terus mendukung status quo.

Rekomendasi & Riset Saham oleh Sekuritas Saham

Analisa & Rekomendasi Saham dikompilasi dari berbagi sekuritas dan perusahaan peneliti investasi resmi lainnya. Walau demikian pembaca diharapkan melakukan penelitian lebih lanjut terhadap saham-saham yang direkomendasi.

Kontan.co.id - Rekomendasi Harian


Etrading.co.id - Daily Research


Etrading.co.id - Analysis Research


Pans.co.id - Berita Riset


Pans.co.id - Daily Recommendation & Technical


E-samuel.com - Laporan harian dan mingguan ekonomi, riset, teknikal analysis, investment guide


Mandirisek.co.id - Riset Saham


Paramitra.com - Riset Saham


Kresna Securities - Research Report


Asia Securities - Riset harian & Saham Pilihan


BNI Securities - Daily Technical Analysis


Danareksa Research Institute - Seleksi Saham


IPOT - Rekomendasi Saham


IPOT - Teknical Corner


Trimegah - Equities Research


Valbury - Securities Daily Report


PDF: idxonlinestocktrading.comDaily Research



Kopi Luwak | Kopi Medan | Kopi Sidikalang | Mandheling | Kopi gayo | Kopi Lintong | Kopi Mandailing |
©Copyright Saham | IDsaham.com (nelaiyan@gmail.com/ sahamfundamental.blogspot.com)