Saham Indonesia

KARK | Dayaindo Resources Int l Tbk

Saham Chat


Click sini untuk berkomentar!!!

01-Apr-15 14:51 | chainsaw massacre *guest*:
Huahahahaha ERAA setapak demi setapak,menuju target rebound 10% di 955,huahahahahaha...

01-Apr-15 14:49 | overvalue *guest*:
@ Simiko.....klo di cisarua JARI SAKTI itu panti pijat....hehehe

01-Apr-15 14:49 | Hantu hantu:
itu 110an... hiks

01-Apr-15 14:48 | Wish *guest*:
http://www.idx.co.id/Portals/0/StaticData/ListedCompanies/Corporate_Actions/New_Info_JSX/Jenis_Informasi/01_Laporan_Keuangan/02_Soft_Copy_Laporan_Keuangan%5CLaporan%20Keuangan%20Tahun%202014%5CAudit%5CTRAM%5CTRAM_LKT_Des_2014.pdf

01-Apr-15 14:41 | hantu baru *guest*:
kecapit udang di brp bro hantu? kyaknya bs lepas nanti

01-Apr-15 14:33 | Macan-tutul *guest*:
hantu baru *guest* (180.214.xxx.xxx): semoga cepat rebound bro matul. analisa tramnya gmn nihh bro matul,nyangkut jg ga? kyaknya bisa ke cepek lagi gak ya.ane nyangkut tram 66 ======> hihihihi kalo beli di 66 sih gampang lepas tuh,hihihihihi...Ane akhirnya ikutan masuk di 64 dan akan inject lagi kalo turun ke 60 or lower,hihihihihi...

01-Apr-15 14:33 | Reuz:
CPGT 81 LEAD 2000 MPPA 39xx ijo, MAIN 16xx MBSS 8xx SOCI 5xx TRAM 6x merah, mudahan yang merah di portofolio cepat2 loncat

01-Apr-15 14:32 | Hantu hantu:
moga2 CPGT turun dulu mumpung waktu masih panjang... hihihi

Saham KARK
Interactive chart? Click here!

Berita Saham KARK

30-Mar-15 18:30 | antaranews.com : Warga perbatasan di Sebatik berharap ada "money changer" Baca
13-Jan-15 01:30 | okezone.com : Orang Kaya Depok Niat Migrasi ke Elpiji 3 Kg Baca
08-Jan-15 16:30 | okezone.com : Perusahaan Multinasional Ini Terancam Penguatan Dolar Baca

25-Oct-14 04:20 | detik.com : Tolak Daging Ayam Impor Asal Brasil, RI Dilaporkan ke WTO Baca
18-Oct-14 23:40 | okezone.com : Sequeslife Pasarkan Unit Link Lewat Media Sosial Baca
18-Oct-14 14:20 | pasarmodal.inilah.com : OJK Mengaku Belum Menerima Dokumen - Inilah.com Baca

15-Oct-14 00:40 | ekonomi.metrotvnews.com : Dahlan: Transaksi Saham Mitratel-TBIG, Aksi Korporasi Telkom - Metro TV News Baca
12-Oct-14 11:40 | pasarmodal.inilah.com : Tower Bersama akan Kontrol Manajemen Mitratel - Inilah.com Baca
11-Oct-14 05:00 | skalanews.com : TBIG Teken Perjanjian Pertukaran Saham dengan Telkom - skalanews Baca

10-Oct-14 23:40 | ekbis.sindonews.com : TBIG Miliki 49 Saham Mitratel - SINDOnews.com Baca
10-Oct-14 22:20 | www.beritasatu.com : Tukar Saham, Tower Bersama Kuasai 49% Saham Mitratel - BeritaSatu Baca
14-Sep-14 13:40 | detik.com : Harga Sapi Kurban Naik Baca

27-Jul-14 22:00 | okezone.com : Malas Antre, Alasan Orang Beli Uang Pecahan Kecil di Jalan Baca
18-Jul-14 18:40 | antaranews.com : Poin Senyum Indosat dapat ditukarkan di merchant PIM Baca
17-Jul-14 02:40 | vivanews.com : Alasan BI Batasi Jumlah Uang yang Ditukarkan Baca

17-Jul-14 01:20 | okezone.com : Masyarakat Jakarta Antusias Tukar Uang di Monas Baca
02-Jul-14 01:40 | antaranews.com : BI buka "drive thru" layani penukaran uang Baca
11-Apr-14 21:50 | www.antaranews.com : IHSG dibuka turun 31,42 poin, rupiah melemah - ANTARA Baca

13-Mar-14 00:50 | pasarmodal.inilah.com : IHSG Turun 0,3% ke 4.688,39 di Sesi I - Inilah.com Baca
28-Feb-14 07:40 | m.detik.com : Laba Astra 2013 Stagnan di Rp 19,4 Triliun - Detikcom Baca
11-Feb-14 04:20 | okezone.com : Ombudsman: BPS Daerah Rawan Kejahatan Manipulasi Data Baca

25-Dec-13 23:20 | okezone.com : 4 Uang Ini Tidak Berlaku Lagi Mulai 30 Desember 2013 Baca
28-Nov-13 01:20 | pasarmodal.inilah.com : BEI Aktifkan Efek KARK di Pasar Negosiasi - Inilah.com Baca
28-Nov-13 00:00 | www.neraca.co.id : Dinyatakan Pailit, BEI Delisting Dayaindo - Harian Ekonomi Neraca Baca

27-Nov-13 14:40 | skalanews.com : Dirut BEI: Kualitas Emiten Tingkatkan Likuiditas - skalanews Baca
27-Nov-13 08:00 | www.okezone.com : BEI Segera Depak Saham KARK - Okezone Baca
27-Nov-13 05:20 | okezone.com : BEI Segera Depak Saham KARK Baca

27-Nov-13 05:20 | m.okezone.com : BEI Segera Depak Saham KARK - Okezone Baca
02-Nov-13 04:20 | pasarmodal.inilah.com : Bursa Eropa Melemah Jelang Data Inggris - Inilah.com Baca
24-Oct-13 03:00 | okezone.com : Jangan Panik, USD100 Baru Tak Hanguskan yang Lama Baca

23-Aug-13 23:40 | vivanews.com : Rupiah Melemah, Bisnis Penukaran Uang Untung Hingga 50% Baca
22-Aug-13 21:00 | vivanews.com : Rupiah Melemah, Pekerja di Singapura Bergegas Tukarkan Uang Baca
03-Aug-13 23:00 | economy.okezone.com : Delisting Dayaindo Resources, BEI Tunggu Laporan Kurator - Okezone Baca

03-Aug-13 13:00 | pasarmodal.inilah.com : Tunggu Kurator, BEI Siap Hapus Saham KARK - Inilah.com Baca
22-Jul-13 23:20 | www.neraca.co.id : BEI Delisting Saham Dayaindo Resources - Harian Ekonomi Neraca Baca
20-Jul-13 07:10 | www.vibiznews.com : Denyut Bursa Saham Indonesia, Berakhir Datar, UNVR Masih ... - Vibiznews Baca

20-Jul-13 06:20 | www.vibiznews.com : Emiten Berkode KARK Dinyatakan Pailit - Vibiznews Baca
20-Jul-13 06:20 | pasarmodal.inilah.com : BEI akan Hapus Saham Dayaindo Resources - Inilah.com Baca
18-Jul-13 11:50 | swa.co.id : Bank DKI Siapkan Rp 500 Miliar untuk Penukaran Uang Jelang Lebaran Baca

17-Jul-13 03:40 | detik.com : Mau Tukar Recehan Buat Lebaran? Ini Jadwal BI dan 11 Bank di Monas Baca
16-Jul-13 16:20 | okezone.com : Di Padang, Tukar Receh dengan Sistem Drive Thru Baca
15-Jul-13 22:00 | vivanews.com : Pemerintah Pasok Daging Ayam Beku ke Pasar Baca

06-Jul-13 04:40 | www.tempo.co : Saham Dayaindo Resources Dihentikan Sementara - Tempo.co Baca
06-Jul-13 00:40 | okezone.com : BEI Suspensi Saham Dayaindo Resources Baca
06-Jul-13 00:40 | www.okezone.com : BEI Suspensi Saham Dayaindo Resources - Okezone Baca


Komentar KARK di Saham Chat


25-Mar-15 15:29 | Hanya ada di Indo *guest*:
Bapepam dan OJK kerjaannya apa ya? Banyak kejadian yg merugikan nasabah retail, tetapi tidak ada jaminan keamanan bagi nasabah retail, Contoh BWPT, CNKO, RINA, KARK, BULL, FREN, BUMI, dsb

20-Mar-15 11:13 | TRAM-goes-to-zero *guest*:
Kali ini ga akan ada rebound signifikan. Straight to 50 di pasar RG, lalu 1 di pasar NG sebelum bangkrut seperti KARK. Saran saya, sebaiknya cut loss sebelum terlambat! Rugi 10%, 20% lebih baik daripada 100%.

11-Mar-15 16:44 | asinginvestor:
TRAM kalau hari ini juga AR kanan tidak bagus, Kaiser Julius sekarang bisa keluar pelan pelan, dan ke depan Kaiser baru masuk. Di luar itu lebih baik plus minus 10% atau lebih. Yang lain saya sudah hari ini dan kemarin tulis. Senator akan menganti Gaius Julius Caesar kalau waktu akan tiba, dibantu juga dari densus 88 di era modern sekarang. Biar Polemik masih terus dan kasih waktu. Jangan iri dengan yang mau jual, urusan dia. Dia dabat telepon, Nasabah minta duit kembali. Kamu rugi kalau sekarang jual. Tidak apa apa, kan kita di lain posisi ada kompensasi. Jadi masih untung. Baik kalau gitu. Kita juga sangat harap LEAD jatuh ke dalam dengan alasan terserah, dan di mana mana nanti ada Seminar. KARK dan lain2. Tukang Becak belum pegang TRAM, hahahahaha. Sebenarnya kita mau nonton Film baru, tapi sekarang kita sudah dapat di BEI. Saya harap anda juga happy dan bisa tenang, tahan emosi. Ok besok aja lagi.

10-Mar-15 03:09 | asinginvestor:
TRAM anda sekarang sudah tau lebih banyak dari bulan sebelumnya. Saya sendiri tidak heran, yang punya banyak tahun pengalaman dengan Saham, sudah tau bawa kasus TRAM tidak sama Kasus KARK. Dari Asset saja, yang paling mudah untuk mengerti sudah jelas. Kemudian juga dengan pengendali . Walaupun Asnita Kasmy punya koneksi ke beberapa pihak yang sangat penting, mereka sendiri tidak jual banyak. Kalau LEAD dapat masalah seperti TRAM, akan jatu ke Harga TRAM. Yang tau kenapa Asuransi Jiwasraya jual semua, tidak heran, biasa itu. Sama dengan Barclays dan lain. Mereka beli dengan satu tujuan, tapi digangu. Kalau sekarang Bank Swiss juga mau kabur, tidak mudah dengan harga sementara sekarang. Lebih saya tidak mau ke dalam. Saya yakin anda akan jual Saham dari perusahaan yang anda punya, lebih cepat dari pihak luar, karena paling tau anda sendiri,bukan? Kalau tidak, berarti yang lain tau lebih dari yang pengelola??? Kalau saya tau perusahaan akan bangkrut, saya jual semau sebelum lain di bawa saya jual semua, bukan?? Sebenarnya semua jelas dalam LK yang terakhir, saya yakin yang baru nanti tidak banyak berbeda. Tapi saya juga bisa salah. Kemudian karena Masyarakat hanya pegang 57,1%, maka situasi untuk kita tidak begitu buruk, juga kalau jatuh ke 50. Tapi kalau Masyarakat punya 90% atau lebih, berarti yang pengelola sudah kabur. Dengan 8257 Pemegang Saham, untuk saya, arah ke mana, terbukti. Tentu saja, Saham ini hanya untuk pihak yang punya banyak waktu, sampai 5 Tahun dan tidak bisa digoyang, termasuk dari Bandar mana pun. Dan apabila akhir semua uang hilang, tetap tidak punya masalah secara finansial.

07-Mar-15 12:20 | Koreksi Sehat: *guest*:
Disinyalir Asing Beli saham February dan awal Maret karena melakukan pembelian saham karena menukarkan dollar ke rupiah untuk memborong saham hingga mencapai high record.BI akan selalu memantau pergerakan rupiah hingga level toleransi 12500-13150. Kalau jebol batas atas kebiasaan intervensi BI biasanya menurut catatan kira kira menggelontorkan kisaran Usd 400-Usd 600.Ini akan menggerus CADEV kita.Anomali pergerakan saham naik saat rupiah melemah.Biasanaya rupiah melemah dan Market terkoreksi ini yang dinamakan Anomali Market.Asing diprediksi akan terus membeli saham terus menerus hingga akhir Maret.

06-Mar-15 10:23 | asinginvestor:
TRAM Janjinya untuk jangka hari ini besok atau jangkah panjang, adalah hanya fakta. LK bagus atau tidak. Kalau tidak berikutnya? Hal ini tidak bisa di rusak dari BD yang tidak mampu dan seleruh pendapat yang ada, kecuali Bossnya bunuh diri seperti terjadi dengan KARK. Jangan minta Investor asing selesai masalah, kamu harus selesai sendiri atau tenggelam saja di sekitar Kepulauan. No problem, ada lain2.

15-Feb-15 12:34 | roma kelapa *guest*:
Gendut Pesek *guest* (193.200.xxx.xxx): Kalau TRAM nasib nya kayak KARK gimana ? Terus delisting ?///belum tentu sampai didelisting juga bro.jika dilihat kasusnya kemarin kan TRAM hanya ditetapkan menyewakan jasa tankernya saja sejauh penyelidikan.ini salah satu faktor harga saham TRAM turun tajam ditambah kebijakan pemerintah jokowi untuk menaikan pajak industri pelayaran juga turut andil membuat harga saham TRAM turun hihihi

15-Feb-15 12:31 | metamorfosis *guest*:
MENEKETEHE ...MENEKETEHE....HEHEHEHEHHE N HIHIHIHI.Yang penting hati selalu senang hahahahaha.trus klO nasibnya sama kaya kark...nggak usah kuatir bro khan sampeyan KAYA RAYA...HAHAHAHAHA.

15-Feb-15 12:25 | Gendut Pesek *guest*:
Kalau TRAM nasib nya kayak KARK gimana ? Terus delisting ?

22-Jan-15 13:35 | logika27:
Saya bilang sampah karena sudah likuidasi seperti KARK, ASIA, GDWU, kalau dewa saya masih belum tau

22-Jan-15 12:12 | logika27:
Saya tidak punya TRAM; INVS saya ada beli di 300 an dan 150 an; tapi ini memang buat judi, artinya sekali ini saya kalah judi KEEP SMILE, saya tidak jual mau di likuidasi juga silakan, saya punya saham yang di likuidasi ASIA, KARK dan BCIC belum tahu nasibnya dan DEWA (hahaha saya beli karena dulu perusahaan saya dapat kerjaan dari DEWA dan sekalian buat judi hitung2 kalau dilikuidasi keuntungan saya dari tiktok tik tok saham DEWA habis)dan satu lagi kenangan lama GDWU (PT Ganda Wangsa Utama pabrik sepatu KASOGI KAlau SObek Ganti Lagi)

21-Jan-15 05:42 | Ganteng *guest*:
TRAM ada kemiripan pola dengan KARK. Default. Default. Delisting. Huehuehuehue :)) hahahahaha :p

20-Jan-15 16:44 | Ganteng *guest*:
BUMI default masih ada arb, bisa selamat. Kalau TRAM stempel deh bakal senasib KARK.

20-Jan-15 16:25 | Ganteng *guest*:
Yang mau merasakan sensasi bangkrut trader jaman bumi dulu atau jaman KARK. Bisa buy TRAM INVS full margin.

20-Jan-15 16:23 | Ganteng *guest*:
TRAM calon delisting. NG. 1,- mirip KARK dulu.

20-Jan-15 16:21 | Ganteng *guest*:
TRAM nantinya mirip sama KARK. Kalau INVS nantinya mirip CPRO di gocap puluhan tahun.

19-Jan-15 12:00 | Tabokan Maut *guest*:
Ciri Saham mau default. Di tarik buang. Tarik buang. Distribusi. Hati hati mirip kark

08-Jan-15 11:14 | culun abis *guest*:
pertama kali beli saham ...beli KARK...hihihihi bangkrut.... untung modal minimalis...masih untung...baru nyoba-nyoba...hihihihi

03-Jan-15 21:17 | Koreksi Sehat *guest*:
Investor bersiap hadapi January Effect atau fenomena anomali pasar modal di mana harga-harga saham cenderung mengalami kenaikan pada dua pekan pertama di bulan Januari. “Jadi pada awal tahun 2015 ini investor asing akan melihat sektor mana yang bagus di tahun tersebut dan mulai melakukan aksi beli sehingga harga saham diperkirakan mengalami kenaikan .Sejumlah sektor akan memiliki pergerakan positif untuk selanjutnya bisa memberikan keuntungan yang baik investor. Sektor-sektor tersebut terutama yang berhubungan dengan infrastruktur. “Sektor infrastruktur akan tumbuh positif dan pasti diminati oleh investor asing mengingat Indonesia baru saja ganti pemerintahan sehingga sektor infrastruktur masih menjadi fokus utama. Beberapa sektor yang berkaitan dengan infrastruktur dan diprediksikan akan mengalami pertumbuhan positif di antaranya semen, jasa konstruksi, dan jalan tol,Selain itu, sektor yang berhubungan dengan konsumer juga diprediksikan tumbuh positif salah satunya perusahaan telekomunikasi dan banking,cpo dan sektor pendukung sektor infra yaitu Kabel Dengan pertumbuhan di sejumlah sektor saham tersebut diprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan mencapai level 6.000 dan bursa saham akan semakin menguat maka rupiah juga akan menguat menyusul fenomena investor asing melakukan aksi jual dollar dan selanjutnya ditukarkan ke rupiah untuk membeli saham IHSG. Sementara itu, pada akhir tahun 2014 lalu momentum positif untuk sektor infrastruktur mulai terlihat. Bahkan, dengan adanya pelemahan harga minyak mentah secara berkesinambungan maka semen dan maskapai penerbangan akan menikmati katalis positif.Semuanya hanya prediksi dan real nya biarkan market bekerja sesuai fundamental terkadang bisa benar dan bisa tidak

19-Dec-14 07:31 | tatahariyanto:
doa pagi, semoga bandar2 sadar, mau contoh atas pencapaian bandar siap, cpro, bisi, dsfi, wskt, dan dijauhkan dari davokark (turut berduka cita) ... amin.


Kopi Luwak | Kopi Medan | Kopi Sidikalang
©Copyright Saham | IDsaham.com (nelaiyan@gmail.com/ sahamfundamental.blogspot.com)