Saham Indonesia

PROD | Sara Lee Body Care Indonesia

Saham Chat


Click sini untuk berkomentar!!!

23-Jun-17 20:07 | jet fighter *guest*:
Sip bapak aburizal sukses jadi palang merah

23-Jun-17 20:06 | sada *guest*:
@Top1 where are you?? Minta dong pendapat tentang RI BUMI yang sekarang lagi hot hotnya...

23-Jun-17 19:37 | fakta nyata *guest*:
Ada ada saja beda Perampok dan Rumah Sakit

23-Jun-17 19:15 | Philipp Lahm *guest*:
PT Bumi Resources Tbk (Bumi) - Timetable for Rights Issue & MCB's Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB): 7 Feb 2017 Tanggal Efektif: 22 Jun 2017 Tanggal Terakhir Perdagangan Saham dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) di: • Pasar Reguler dan Negosiasi 7 July 2017 • Pasar Tunai 12 July 2017 Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD di: • Pasar Reguler dan Negosiasi 10 July 2017 • Pasar Tunai 13 July 2017 Tanggal Pencatatan dalam Daftar Pemegang Saham yang Berhak atas HMETD (Recording Date): 12 July 2017 Distribusi HMETD: 13 July 2017 Tanggal Pencatatan HMETD di Bursa: 14 July 2017 Periode Perdagangan HMETD: 14 - 20 July 2017 Periode Pelaksanaan HMETD: 14 - 20 July 2017 Tanggal Terakhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan 24 July 2017 Tanggal Penjatahan: 25 July 2017 Periode Distribusi Saham Hasil Pelaksanan HMETD secara Elektronic: 18 - 24 July 2017 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan Saham Tambahan yang Tidak Memperoleh Penjatahan: 27 July 2017

23-Jun-17 16:13 | sada *guest*:
Harap para dream catcher di bursa saham,jangan kebangetan mimpinya qiqiqiqi...

23-Jun-17 15:40 | ipo lovers *guest*:
invest di saham2 IPO yang masih fresh spt HOKI, WOOD, KMTR, HRTA potensinya sangat menjanjikan. Tanam 100 juta kalau naik sampai 10X lipat bisa jadi 1 M...bisa banyak jutawan2 kaya wak wak wak ....

23-Jun-17 15:37 | ipo lovers *guest*:
sekarang ini lebih baik kumpulin saham2 yang baru IPO potensi naik bisa ratusan sampai ribuan % short term...FIRE IPO 500 sempat naik hingga 1925, MINA IPO 105 naik hingga 1700, saatnya kumpulin yang masih belum naik banyak mungkin karena listingnya dihari2 terakhir tutupan bursa. WOOD, KMTR, HOKI,HRTA...asal mau sabar naik jadi 10 X lipat dari harga sekarang juga gampang

23-Jun-17 15:14 | sada *guest*:
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2017/06/23/133335726/7-eleven.akan.berhenti.beroperasi.per.30.juni.2017 ******* Hancur mina deh yang masih nahan sahamnya...

Saham PROD
Interactive chart? Click here!

Berita Saham PROD

29-Nov-16 18:30 | antaranews.com : Harga minyak naik karena Irak-Iran bersedia pangkas produksi Baca
29-Nov-16 14:15 | mediaindonesia.com : ACA Ekspansi Jaringan Bank Garansi di Jabar dan Banten Baca
29-Nov-16 12:00 | okezone.com : Dengan Cara Ini, Dolar AS Bisa Jadi Investasi Menguntungkan Baca

29-Nov-16 12:00 | vivanews.com : Darmin Kecewa Realisasi KUR untuk Produksi Pertanian Rendah Baca
29-Nov-16 11:30 | inilah.com pasar-modal : Fiat Produksi Dua Mesin Baru di Pabrik Polandia Baca
29-Nov-16 07:30 | okezone.com : Hitung Lifting Minyak, Pemerintah Rancang Permen Flow Meter Baca

29-Nov-16 07:30 | detik.com : Perhitungan Produksi Minyak RI Tak Akurat, Ini Langkah ESDM Baca
29-Nov-16 07:00 | antaranews.com : Keranjang buah produk Karanganyar diminati konsumen Baca
29-Nov-16 05:30 | antaranews.com : KKP: udang Indonesia nomor satu di AS Baca

29-Nov-16 05:30 | okezone.com : Benahi Pertanian, Menko Darmin: Harus Pakai Peta Baca
29-Nov-16 05:15 | mediaindonesia.com : Pemerintah Butuh Lebih Banyak Lahan untuk Swasembada Baca
29-Nov-16 05:00 | detik.com : Beli Produk P&G di Transmart Carrefour, Dapat Paket dari Faber Castle Baca

29-Nov-16 04:30 | market.bisnis.com : BURSA SAHAM 28 NOVEMBER: IHSG Berakhir Melemah 0,15% - Bisnis.com Baca
29-Nov-16 04:00 | okezone.com : Kritikan Menko Darmin ke Mentan: Tak Perlu Tambah Lahan! Baca
29-Nov-16 04:00 | okezone.com : Menko Darmin Kritik Cara Tanam Bawang Konvensional Baca

29-Nov-16 04:00 | detik.com : Peternakan Sapi Ini Menyatu dengan Pabrik Susunya Baca
29-Nov-16 03:15 | swa.co.id : Ini Kunci Sukses Prenagen Jadi Pemimpin Pasar Baca
29-Nov-16 00:00 | okezone.com : Pupuk Langka, Produktivitas Musim Tanam I Terancam Turun Baca

28-Nov-16 22:00 | www.suara.com : Saham Produsen Obat Naik, Pasar Saham Eropa Ikut Naik - Suara.com Baca
28-Nov-16 21:30 | okezone.com : Harga Emas Antam Merangkak Naik Rp1.000 Baca
28-Nov-16 21:00 | okezone.com : HOT PROPERTY: Investasi Properti dengan Lahan Kosong Baca

28-Nov-16 21:00 | market.bisnis.com : BURSA ASIA 28 NOVEMBER: Kelanjutan OPEC Meragukan ... - Bisnis.com Baca
28-Nov-16 21:00 | market.bisnis.com : BURSA SAHAM 28 NOVEMBER: Harga Minyak Pengaruhi Indeks ... - Bisnis.com Baca
28-Nov-16 21:00 | economy.okezone.com : Pasar Saham Asia Tertekan Penurunan Harga Minyak Mentah - Okezone Baca

28-Nov-16 20:30 | vivanews.com : SBN Dinilai Akan Percepat Proyek Infrastruktur Baca
28-Nov-16 19:30 | detik.com : Jualan Batik Online, Pemuda Ini Raup Omzet Hingga Rp 60 Juta/Bulan Baca
28-Nov-16 11:00 | okezone.com : TERPOPULER: Kemenkeu Masih Kaji Penerapan Cukai Plastik Tahun Depan Baca

28-Nov-16 01:00 | detik.com : Begini Cara Rini Soemarno Hidupkan 2 BUMN Produsen Kertas yang Mati Suri Baca
28-Nov-16 00:00 | detik.com : RI Punya Banyak Buah Lokal, Tapi Dibanjiri Impor Baca
27-Nov-16 23:30 | detik.com : Akhir Pekan dengan Promo 3 Hari Produk Segar di Transmart Carrefour Baca

27-Nov-16 23:15 | swa.co.id : Aplikasi Mobile Banking QNB Bidik Anak Muda Baca
27-Nov-16 20:30 | okezone.com : KATA MEREKA: Harga Cabai Melambung Karena Cuaca, Pemerintah Harus Lakukan Antisipasi Baca
27-Nov-16 20:30 | inilah.com pasar-modal : Produk Sepatu dengan Layar LED Baca

27-Nov-16 11:00 | inilah.com pasar-modal : Produk Sandaran Tangan untuk PC Bertema Pokemon Baca
27-Nov-16 04:30 | okezone.com : Pedagang Mulai Marak Jajakan Pohon dan Produk Natal Baca
27-Nov-16 02:30 | vivanews.com : Industri Kemasan RI, Jadi Incaran Investor Global Baca

27-Nov-16 01:00 | economy.okezone.com : Produk Ikan Diberi Sertifikat Layak Konsumsi - Okezone Baca
26-Nov-16 22:45 | mediaindonesia.com : Teknologi Sentuh Proyektor Baca
26-Nov-16 22:15 | mediaindonesia.com : Vaksin Palsu Dibuat Lulusan SD Baca

26-Nov-16 22:00 | okezone.com : Arab Tak Mau Pangkas Produksi, Harga Minyak Mentah Anjlok Baca
26-Nov-16 19:30 | inilah.com pasar-modal : Minyak Mentah Turun Ragukan OPEC Turunkan Produksi Baca
26-Nov-16 18:00 | antaranews.com : Harga minyak di AS jatuh karena pemangkasan produksi OPEC belum jelas Baca

26-Nov-16 16:45 | mediaindonesia.com : UU Kontroversial Jerat Tokoh Antipemerintah Baca
26-Nov-16 13:00 | inilah.com pasar-modal : Produk Sleeping Bag ala Darth Vader Baca
26-Nov-16 06:00 | antaranews.com : Revisi UU Persaingan Usaha jangan perburuk iklim usaha Baca

26-Nov-16 04:00 | inilah.com pasar-modal : Apple Siap Produksi iPad 10,5 Inci Bulan Depan Baca
26-Nov-16 03:30 | antaranews.com : Anggota DPR: konsumsi pangan untuk generasi produktif Baca
26-Nov-16 02:45 | swa.co.id : Respiro Mendunia Lewat Tim Federal Oil Gresini Moto2 Baca

26-Nov-16 01:30 | detik.com : Bakrie & Brothers Untung Rp 20 M Kuartal III-2016, Tahun Lalu Rugi Rp 604 M Baca
26-Nov-16 01:30 | detik.com : Menhan Terima Dua Helikopter Produksi PTDI Baca

Komentar PROD di Saham Chat


19-Jun-17 13:05 | IA.:
Inline dengan posting dari tahun yg lalu konsolidasi di bisnis Batubara terjadi setrusnya. Di Australia Glencore aktif dan di Negara lainya juga sama.Cari dan baca sendiri di internet mengenai ini,ada banyak berita. Glencore makes $2.55bn counterbid for Rio Tinto’s Australian assets.Dengan demikian total Glencore bisa memproduksi di situ bersama tambang dari Hunter Valley kira2 82 juta ton batubara per tahun.Kemudian di sektor2 di mana BRMS juga punya sejenis aset yg sama, akuisisi masih akan terjadi utk minimal 10 tahun ke depan di seluruh dunia. Saham Glencore kita juga punya karena kepastian selalu ada utk masa depan. Tidak akan terjadi sesuai prediksi dari bbrp Institusi terkenal dunia ke depan dengan sektor Komo. Prediksi itu adalah salah. Saya juga heran mengapa banyak emiten percaya kepada misalnya Bank dunia dan mengambil contoh dari situ soal prediksi harga komo ke depan? Sering sekali salah secara total prediksi dari bank dunia. Lebih baik perhatikan lainya yg jauh lebih akurat. Justru akan terjadi sesuai posting lama ke depan.Terbalik. Baik strong buy BUMI BRMS dan DEWA utk LT. H13.

13-Jun-17 12:43 | INVESTORASING:
Setelah harga gas alam konsolidasi hampir 20%, maka kelanjutan secara keseluruhan harga gas alam akan naik sampai akhir tahun. Inline dengan bbrp Index metal dan juga inline dengan harga Batubara yg naik sedikit ke 81 USD, padahal menurut banyak media dan bbrp analist ukuran Ikan Sarden seharusnya turun. Namun karena musim dingin dan bbrp masalah ke depan dengan FED dan Trump, harga Batubara akan naik setrusnya dan akan hanya sebentar konsolidasi. Karena banyak Emiten batubara bisa memproduksi di bawah 30 USD per ton, maka banyak Emiten ke depan nggak perlu lagi restrukturisasikan secara paksa, karena dengan net profit saja yg akan datang mereka bisa membayar utangnya tanpa masalah.Kemudian di sektor Perbankan terjadi sesuai posting dan juga inline.Selamat sukses.H13.

12-Jun-17 19:48 | Philipp Lahm *guest*:
BREAKING: Early movers: AAPL, BABA, ADBE, AMZN, TWX & more × Oil futures rebound strongly as traders bet that prices will rise Oil prices rebounded strongly on Monday after falling nearly 4 percent last week. The bounce looked technical in nature, after West Texas Intermediate crude rallied and encouraged a similar move in the Brent market, traders and analysts said. "When you start to approach $45 a barrel in WTI, you're in an area where you do find some price support," one strategist said. 14 Mins Ago Reuters A pump jack operates at a well site leased by Devon Energy Production Co. near Guthrie, Oklahoma. Nick Oxford | Reuters A pump jack operates at a well site leased by Devon Energy Production Co. near Guthrie, Oklahoma. Oil rose on Monday, after futures traders increased their bets on a renewed price upswing even though physical markets remain bloated, especially from a relentless rise in U.S. drilling. Brent crude futures had risen 88 cents, or 1.8 percent, to $49.03 per barrel by 8:31 a.m. ET (1231 GMT), while U.S. West Texas Intermediate (WTI) crude futures gained 76 cents, 1.7 percent, to $46.59 per barrel. Brent and WTI futures have lost around 9 percent in value since May 25, when the Organization of the Petroleum Exporting Countries and 11 of its partners extended a restriction on supply into the first quarter of 2018.

10-Jun-17 10:42 | Philipp Lahm *guest*:
US oil rises 0.4% to settle at $45.83 as Nigerian pipeline leak overshadows supply worries 8 Hours Ago Reuters Bulls bet on crude oil Oil prices rose on Friday, bouncing a bit from steep falls earlier in the week as a declaration of force majeure in Nigeria prompted some buying in a market still worried about the global crude glut. Brent crude oil was up 30 cents at $48.16 a barrel by 2:40 p.m. EDT. U.S. crude gained 19 cents, or 0.4 percent, to settle at $45.83 a barrel. U.S. crude and Brent benchmarks remained on track for weekly declines of more than 3 percent, pressured by big U.S. inventories and heavy worldwide flows. Prices held gains after Baker Hughes said eight more rigs came online in the U.S. this week, marking a record 21 straight weeks of increases, Baker Hughes said. The Shell Development Company of Nigeria declared force majeure on Nigerian Bonny light crude oil after someone drilled a hole into the Trans Niger Pipeline, causing a leak. Rebel activity and government mismanagement have frequently interrupted crude production in Nigeria, generally Africa's largest oil exporter. The leak shows "the production trend in Nigeria is far from stable," said Carsten Fritsch, senior commodity analyst at Commerzbank. Prior to that incident, oil markets had been under pressure in part because of evidence showing Nigeria and Libya, the two OPEC producers exempt from output cuts, were boosting production. Last month the Organization of the Petroleum Exporting Countries and other key producers agreed to extend a November agreement to decrease production by almost 1.8 million barrels per day (bpd), and hold output there until the first quarter of 2018.

08-Jun-17 10:15 | sada *guest*:
433713 | 08 Jun 17 @10:04 | bakal ruwet *guest* (139.228.xxx.xxx): Prediksi bakal ruwet di timur tengah nih potensi perang terbuka antar kubu IRAN QATAR TURKI vs ARAB SAUDI UEA BAHRAIN YAMAN MESIR cs. Yang pasti ISRAEL RUSIA KORUT tepuk tangan hi hi PECAH KONGSI SESAMA SEKUTU USA. Harga OIL bukan.naik malah anjlok dan USA RUSIA GEBER PRODUKSI OIL plus shaile oil digenjot produksinya agar harga oil hancur.******* Si rijek mesti hati2 di sana..jangan sampai kena rudal,bom ataupun peluru nyasar qiqiqiqiqiqi

08-Jun-17 10:04 | bakal ruwet *guest*:
Prediksi bakal ruwet di timur tengah nih potensi perang terbuka antar kubu IRAN QATAR TURKI vs ARAB SAUDI UEA BAHRAIN YAMAN MESIR cs. Yang pasti ISRAEL RUSIA KORUT tepuk tangan hi hi PECAH KONGSI SESAMA SEKUTU USA. Harga OIL bukan.naik malah anjlok dan USA RUSIA GEBER PRODUKSI OIL plus shaile oil digenjot produksinya agar harga oil hancur.

06-Jun-17 20:03 | bromo2:
04 May 17 @01:35 | Top1 (93.168.xxx.xxx): DPNS : Entitas anak, PT Intitirta Primasakti sedang mempersiapkan untuk mendapatkan proyek pembangunan tenaga listrik dari PLN dengan rencana pembangunan tenaga listrik sebesar 4 x 300 megawatt. Cadangan batu bara entitas anak yang ada di wilayah Jambi cukup besar untuk disuplai ke PLTU tersebut. 430096 | 04 May 17 @01:33 | Top1 (93.168.xxx.xxx): DPNS, Entitas anak, Intitirta Primasakti telah mengajukan permohonan peningkatan tahap kegiatan produksi untuk wilayah yang masih dalam tahap kegiatan Studi Kelayakan, jika disetujui maka seluruh wilayah pertambangan telah masuk tahap kegiatan produksi dan bila entitas anak mendapatkan proyek pembangunan tenaga listrik dari PLN, sudah siap berproduksi. Target -> 5000 / lembar

06-Jun-17 08:09 | Philipp Lahm *guest*:
Masalah terbesar oil adalah over supply.Berapapun kesepakatan quota pemangkasan setiap anggota opec dan non Opec termasuk Rusia tanpa peran raksasa shale oil USA harga minyak akan sia dia dan tetap berada di range Usd 40 - Usd 60 sampai akhir thn.Setiap kesepakatan pemangkasan minyak yg dilakukan Opec dan Non Opec untuk kebutuhan Global akan digenjot dan diisi oleh peningkatan shale oil melalui penambahan rig pengeboran minyak di AS.Perseteruan baru baru ini di negara Arab dengan Qatar hanya menungkatkan harga minyak sifatnya jangka pendek dan akan kembali over supply.Satu satunya jalan untuk meningkatkan harga minyak adalah negara produsen Opec dan non Opec mau membujuk AS untuk membujuk pemangkasan minyak secara bersama sama.Jika hal ini berlarut larut tidak dilakukan maka resiko yg paling besar dari oil adalah Rusia akan keluar dari traktat perjanjian Opec dan non opec dan jika ini terjadi maka war oil akan dimulai setiap negara akan menggenjot volume produksi dengan harga yg rendah.Pertumbuhan ekonomi negata konsumen minyak China dan India tidak sanggup menstabilkan harga minyak karena memang alat masalahnya adalah Over supply

04-Jun-17 21:41 | INVESTORASING:
Menurut sy ke depan harga batubara akan naik ke atas 100 USD per ton. Bisa terjadi 2 tahun mendatang atau lebih cepat.Namun harga sebesar itu nggak di perlukan lagi dari emiten Batubara klas atas, cuman lebih baik lagi kalau naik. USD 70 cukup karena harga minyak rendah dan produksi menjadi murah.Tapi apabila system keuangan internasinal yaitu FIAT jatuh atau rusak ke dalam, maka akan terjadi inflasi yg sangat besar dan hampir seluruh harga komoditas akan dramatis di luar kinerja yg emiten sementara punya naik. Harga saham akan ikut naik, termasuk apabila Emiten merugi. Tapi jangan lupa asal punya cadangan yg besar.Kalau masih semua rencana seperti misalnya nonstop sejak bbrp tahun PKPK tidak dan tergantung hanya dari gorengan saham sepihak, tidak lebih.Kalau terjadi itu emiten dengan cadangan dan sumber daya yg besar akan paling besar naik. Bahwa valuasi soal cadangan dan sumber daya sangat relevan terhadap Mcap atau net ekuitas yg sebenarnya dan bukan BV yg teoretis sementara bisa di lihat atau di belajari dari IPO yg Arab Saudi akan lakukan tahun depan dengan Saudi Aramco. Mereka mau menjual 5 persen dari perusahaan dan mengvaluasi Saudi Aramco sampai kira2 3 triliun USD. Dari penjualan itu Arab Saudi ingin mendapat kira2 100 milar USD. Fondasi utk IPO adalah cadangan dan sumber daya yg Saudi Aramco punya dan bukan utang atau kinerja yg sementara. Karena itu mereka akan menjaga harga minyak. Bayankan kalau minyak jatuh ke harga 20 atau 10 USD. Arab Saudi bisa habis kan.

04-Jun-17 19:16 | INVESTORASING:
Menurut sy dan juga banyak pihak asing lainya, HR mau pada akhirnya RI menjadi negara Agama.Kalau demikian RI akan pecah dan invest akan hilang semua.Nah, pada waktu pemerintah reaksi secara tegas dengan pihak2 seperti itu, baru situasi aman.Itulah yg terjadi sekarang.Sedikit demi sedikit mereka dapat masalah yg serius.Kemudian dari semua sektor yg ada Komoditas paling menarik, di dorong terus menerus dari inflasi yg ada dan akan datang.Lihat posting lama. Jadi bukan hanya karena kinerja saja.Karena itu juga INDY menarik utk ke depan.Utk Investor situasi bagus sekali tapi utk Trader sementara tidak.Memang jauh sekali di bawah BUMI soal jumlah produksi Batubara dan net profit masa mendatang tapi dengan BV teoretis sementara yg hanya 0,4, mustahil ke depan nggak dapat minimal 100% utung.Selain itu restrukturisasi sdh jalan dengan baik.Memang fluktuasi sangat besar dan utung kadang2 juga harus di ambil, tapi di luar itu INDY sangat bagus utk ke depan.Sy nggak pernah tulis yg lainya soal INDY ke depan.Atau pernah dan kapan?

27-May-17 12:31 | Philipp Lahm *guest*:
Perusahaan Gas Negara Buy (Maintained) Target Price: IDR3,450 Price: IDR2,410 Improvement On Opex Normalisation And E&P Profit Market Cap: USD4,389m Bloomberg Ticker: PGAS IJ We reiterate our BUY recommendation on PGN with unchanged DCF-based TP of IDR3,450 (43% upside). We believe its low annualised ROE of 11.8% – and free cash flow generation that is merely sufficient for capex and dividend payment – should deter any intervention with its ASP. PGN recorded 1Q17 earnings of USD96.8m, 24-28% of our and consensus estimates respectively, driven by lower QoQ opex and higher profitability on oil and gas production. Share Data Avg Daily Turnover (IDR/USD) 77,940m/5.85m 52-wk Price low/high (IDR) 2,210 - 3,430 Free Float (%) 43 Shares outstanding (m) 24,242 Estimated Return 43% Shareholders (%) Republic of Indonesia 57.0 Share Performance (%) YTD 1m 3m 6m 12m Absolute (10.8) (0.8) (7.3) (1.2) (6.2) Relative (17.7) (3.0) (15.1) (5.9) (21.7) Source: Bloomberg Source: Bloomberg Distribution segment sees a new norm. Perusahaan Gas Negara’s (PGN) blended distribution spread has stabilised at USD2.60/mmbtu since 3Q16. Its distributed volume of 816mmcfd reflects its new supply agreement to state power producer Perusahaan Listrik Negara’s (PLN) Muara Tawar power plant at a lower price, but higher volume. 1Q17 distribution volume was flat YoY, which shows weak industrial usage, specifically in the textile, ceramic, glass, and cement sector. Transmission volume saw a 14.2% YoY decline, but overall, the impact is small.

27-May-17 10:00 | Philipp Lahm *guest*:
DIrector at the energy and mineral resources ministry, that Indonesian Government plans to tighten coal export policy starting 2019 in order to preserve coal supply for domestic power generation amid growing demand in Southeast Asia. According to the Government, domestic consumption on coal is expected to soar to 240m tonnes in 2019 from 111m tonnes in 2016. The Government plans to restrict production to 400m tonnes in 2019 from 419m tonnes in 2016. Indonesia may complete additional capacity of the 35,000MW power plants program by 2021 or 2022. Comment: If the Government succeeds in limiting coal export volume in order to fulfill increasing domestic coal demand, this should be positive for coal price as Indonesia and Australia are the two largest coal exporters. In coal sector, We like Bukit Asam (PTBA IJ, Buy, TP:IDR17,600) due to its higher earnings visibility. Being the only listed state-owned-enterprise (SOE) coal mining company, it benefits from the synergy between SOEs, which leads to continual increase in coal sales volumes due to the long-term domestic coal commitments. We also like Delta Dunia (DOID IJ, Buy, TP:IDR1,500) because of: 1) Sizable forecast earnings growth; 2) Undemanding valuations – it is trading at FY17F P/E of 6.0x and EV/EBITDA of 3.5x. By comparison, its closest peer, United Tractors is trading at FY17F P/E of 13.4x and EV/EBITDA of 6.0x. 3) Inclusion into MSCI Small Cap Index effective after the end of trading period on 31 May 2017.

26-May-17 21:01 | Philipp Lahm *guest*:
Menurut Analis Minyak Russian Yergin author and leading oil analyst ketika harga Minyak WTI thn 2014 Usd 108 perbarel producers shale oil profitabilitas dikisaran Usd 75-80 perbarel.Saat ini harga minyak OPEC dan Non Opec Usd 48-50 perbarel sedangkan melalui teknologi shale oil harga USD 40-50 sudah menguntungkan AS melalui perbaikan teknologi bahkan akan disempurnakan lagi dengan biaya USD 30 perbarel.Ini merupakan pukulan keras opec dan non Opec sebab dengan kesepakatan pengurangan supply global diperpanjang 9 bulan akan diisi shale oil lebih banyak dan lebih murah lagi oleh produsen USA lagi dikisaran Usd 30

25-May-17 21:28 | Philipp Lahm *guest*:
Waspada besok saham Oil investor kecewa pemangkasan oil kemungkinan diperpanjang hanya 9 bulan bukan sesuai harapan investor 3 thn Oil prices drop as OPEC output cut extension disappoints the market Matt Clinch | Tom DiChristopher 11 Mins Ago CNBC.com PLAY VIDEO An OPEC branded flag sits on a table ahead of the 169th Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) meeting in Vienna, Austria, on Thursday, June 2, 2016. Oil prices fell sharply on Thursday after an OPEC delegate said the oil producer group had agreed to extend cuts in production by nine months to March 2018. That disappointed some investors, who had hoped that OPEC might reduce output even further to drain a global glut that has depressed markets for almost three years. Brent crude oil dropped as much as $1.24 a barrel to a low of $52.72 before regaining some ground to trade 24 cents lower at $53.72 by 10:11 a.m. ET (1411 GMT). U.S. West Texas Intermediate (WTI) crude futures was 32 cents lower at $51.04, up from a session bottom of $50.08.

23-May-17 13:00 | cahayapurnama:
Bro asing investor bilang per emiten tambang batubara bakal menggenjot produksi-----> harga bisa ancur donk.

20-May-17 20:35 | Philipp Lahm *guest*:
Based on our recent Singapore marketing trip on coal mining and the coal mining contractor sectors, we noticed most of the 21 buyside analysts and fund managers had a neutral stance on the sectors. We argued instead that the recent sector share price pullbacks create opportunities for accumulating good counters. We did not face major pushback on our ideas. One of most frequently asked questions on specific counters was for the reasons as to why we have a NEUTRAL recommendation on United Tractors. Our Top Picks are Bukit Asam and Delta Dunia. Top Picks Target Price Bukit Asam (PTBA IJ) – BUY IDR17,600 Delta Dunia Makmur (DOID IJ) – BUY IDR1,500 China's thermal coal price band Source: Fenwei Energy Information Services Our view Recent pullback creates opportunity to accumulate. We think the recent pullbacks in share prices are too excessive – which creates an opportunity to accumulate good coal mining and coal mining contractor counters. The coal price (Newcastle, CV 6,300kcal/kg) should be traded between USD64 and USD78/tonne, in our view. We think China, as the biggest consumer and the biggest producer of coal in the world, has an interest in maintaining the coal price at a certain level that generates profit for its coal miners. We think the coal price should trade in the above price range in order to: i. Mitigate a sizable increase in NPLs of Chinese banks, as there are substantial loans to the Chinese mining sector; ii. Maintain sustainability of coal supply to its power plants. Around 63% of China’s coal consumption is absorbed by the power sector. Therefore, we think China would maintain the sustainability of its coal supply to its power plants by allowing coal companies keep generating profit; iii. Compensate for the cash costs per tonne of coal of underground coal mining, which are higher than those for open pit coal mining. Around

19-May-17 16:41 | trader ganteng *guest*:
@INVESTORASING (78.109.xxx.xxx):,maaf tanya lagi, GTBO kenapa belum lepas suspen juga...padahal sudah produksi dan sudah ekport lagi...tolong dibantu biar bos2 BEI bisa melek, satu lagi BNBR kapan mau bangun tidur

16-May-17 20:07 | INVESTORASING:
Secara rata2 berita dari seluruh Emiten Batubara semua bagus sekali walaupun sektor masih baru bangkit.Hampir semua Emiten mau tambah Cadangan dan sumber daya Batubara atau mau masuk bisnis PLTU atau bisnis gasifikasi Batubara atau lainya. Semua mencari bisnis tambahan.Maka lama2 muncul potensi tidak ada lagi tambang batubara yg bisa di beli di bawah 10 USD per ton,termasuk nanti dari tambang yg belum punya infra sama sekali, apabila tahun2 mendatang harga batubara naik ke kira2 150 USD per ton secara rata2. Masalah utama adalah bukan soal ekspor ke luar negeri tapi utk dalam negeri ke depan. Banyak PLTU dan banyak Industri perlu banyak Batubara utk minimal 50 tahun ke depan.Apalagi Kota2 yg baru yg akan muncul tahun2 mendatang.Masa depan RI sendiri perlu ratusan juta Batubara setiap tahun,dan setiap emiten yg tidak punya kapasitas, nggak akan dapat banyak klien. Makanya Emiten yg masih kecil akan membeli sebesar mungkin tambang batubara utk ke depan,termasuk pada akhirnya cadangan dan sumber daya Batubara tanpa infrastruktur.Di RI kalau sdh kira2 jam 5 sore nggak ada lagi matahari dan di luar itu masih banyak masalah dengan bisnis energi terbaru, sehingga RI nggak akan mampu tinggalkan Batubara atau Gas utk minimal 50 tahun mendatang. ABMM juga akan produksi lebih banyak dan bisa dikatakan semua Emiten kira2 begitu. PT Alfa energi investama mau juga IPO. Kecil tapi bagus. Dibanding SMMT kecil tapi nanti Mcap setelah IPO cukup besar dan bagus utk SMMT. Baik 100% final.

16-May-17 18:10 | INVESTORASING:
Baik INDY hari ini nggak jatuh sampai ke dalam Mariana Trench. Tapi kalau terjadi, ada teman kami di sana, paling bawah. Ikan Black seadevil. Sampai hari ini Ikan ini kerja bagus di bbrp tempat. Dia Selalu tunggu di bawah dan kadang2 sukses. Tugas dia memang hanya itu. Cepat datang dan cepat pergi. Perlu kira2 total Rp. 3 triliun utk menstabilisasikan INDY secara permanen supaya nggak lagi turun. Baik sdh banyak triliun masuk di BUMI sejak tahun lalu,dan banyak juga sdh keluar. Jadi sekarang lebih bersih. Karena Mcap akan menjadi ke depan di atas Mcap ADRO, yaitu lebih dari 10 miliar USD,tergantung Kurs, maka tanpa masalah miliaran USD bisa juga masuk utk ke depan dari waktu ke waktu utk invest dan trading. Dengan Modal besar tidak ada Emiten yg lebih bagus dari BUMI utk invest dan trading.Atau anda mau coba dengan ASRM atau MTSM, atau tikus lainya? Dua Saham Itu adalah saham cacat. Rp.10 sampai 30 juta cukup utk 100% naik. Tapi kemudian hari nggak bisa lagi keluar tanpa rugi. Saham cacat seperti itu ada banyak.Kadang2 sy di tanya kenapa Saham Kertas Sinarmas di dagang hampir utk selamanya di bawah nilai buku teoretis? Sangat simpel. Kalau di atas nilai buku yg teoretis atau yg sama, berarti anda setuju membayar mesin yg memproduksi kertas secara penuh yg nilanya setiap hari turun dan sekaligus, walupun net profit naik, utang tetap menjadi lebih besar. Itu dari tahun ke tahun nonstop. Itulah alasan dan kenapa Investor asing yg baru tidak akan masuk dengan valuasi apapun, kecuali gratis.Tapi kalau soal Property dan Batubara Sinarmas sangat menarik. Inline semua.

16-May-17 13:21 | INVESTORASING:
Forum yg kecil ini nggak tumbuh, walaupun bbrp pihak bersama kloning 24 jam mencoba menjelaskan sesuatu. Namun, walaupun bahasa dari mereka jauh lebih bagus dari yg sy, tetap nggak bisa di mengerti apa yg harus melakukan. Namun itu juga inline dengan Forum2 lainya. Ngga bisa di mengerti apa yg harus melakukan. Sehebat pun nama Nicknya, tetap nggak bisa di mengerti.Dan sebagaian dari mereka itu, adalah hanya ikan Sarden. Nah, sy sedikit kasihan dengan mereka dan ambil keputusan baru utk menulis sedikit, supaya Forum yg sangat kecil ini nggak tenggelamkan.Dan Forum lainya juga demikian. Baik, INDY menjadi lagi amat murah, namun tunggu di bawah karena masih ada banyak pihak yg kencing di dalam celana. Tanpa alasan ada stres berat dan bagus utk membeli dengan harga gratis, sedikit demi sedikit.Tunggu di harga bawah. Jadi strong buy di harga bawah, tapi juga di atas apabila situasi berubah. Kemudian fenomenal adalah kelanjutan dari saham DEWA yg masih kecil. Capex menjadi lebih dari 72 juta USD, dan alat berat baru yg di beli dengan jumlah modal yg besar menjadi tanda utk anda, bahwa nggak main2 utk ke depan. Produksi Batubara menjadi lebih dari 24 juta ton. Tapi apabila curah hujan membaik produksi bisa menjadi lebih besar lagi. Kemudian seperti di BRMS, di sini akan juga masuk investor strategis ke depan. Namun soal itu BUMI sdh tahun yg lalu pernah menjelaskan sedikit utk ke depan dan inline. Kemudian BUMI tidak lama lagi dan restrukturisasi selesai secara tuntas. Sy merekomendasikan kepada semua FM utk masuk. Termasuk kepada pihak2 dengan modal besar. Strong buy utk seluruh sektor Batubara, di atas dan di bawah. Kalau ada konsolidasi antri lagi. Strong buy. Kemudian juga strong buy dengan BC IM ala Carte, seperti biasa. WICO keluar dari IM. Berhasil dan inline dengan posting lama sy. Dalam waktu JP berhasil.Biasa.selamat sukses.


Kopi Luwak | Kopi Medan | Kopi Sidikalang | Mandheling | Kopi gayo | Kopi Lintong | Kopi Mandailing |
©Copyright Saham | IDsaham.com (nelaiyan@gmail.com/ sahamfundamental.blogspot.com)