Saham Indonesia

TRIL | Triwira Insanlestari Tbk.

Saham Chat


Click sini untuk berkomentar!!!

29-May-15 08:50 | Macan-tutul *guest*:
hihihihi lagi nunggu dmas melantai di bursa..hihihihi...

29-May-15 08:49 | Catfish.... *guest*:
Selain paling pelit dalam hal dividen, OJK juga membuat peraturan yang membuat investor retail saham yang memiliki hak suara. Bagaimana kalau kita buat petisi untuk kewajiban bagi emiten yang meraih laba wajib untuk membayar dividen? ini juga akan mencegah pemalsuan laporan keuangan, karena yang rugi tidak mungkin bayar dividen walaupun seolah untung...Bagaimana, apa ada yang mau jadi koordinator buat kita investor retail? MISSI tidak bisa diandalkan.....

29-May-15 08:41 | ada deh *guest*:
prospek dmas gimana nih?

29-May-15 08:37 | investor opportunis *guest*:
29-May-15 07:19 | money magnet: Hi hi jadi ingat ORANG SABAR PANTATNYA LEBAR ha ha ha ... yang penting lobangnya sempit

29-May-15 08:15 | BBM anjlok 2 *guest*:
Pagi traders, crude oil USD58.34, USD=Rp13190, hasil tender CPO PTP fob belawan/dumai Rp8585/kg inc PPN, tender CPO AAL Rp8605/kg inc PPN, CPO cif Rotterdam USD650/ton exc Tax... IHSG merah, Rp melemah, asing jual.. saham naik : agri, industri ekspor dan konsumsi primer... saham turun : mining, finance, property dll... hati hati kawan kenaikan palsu & migrasi... hari ini harus CUAN ya biar gak ngelamun lagi weekend...

29-May-15 08:06 | Koreksi Sehat. *guest*:
Emiten Corporasi Indonesia paling Pelit Didunia.Di Jepang pemegang Saham publik diberi Dividen 2 Kali lipat dibanding 2014,Untuk mensejahteràhkan pemegang Saham baik Untuk menyekolahkan anak2 dll.INI disebut Trust Fund.Di Indonesia belum RUPS Dan bagi Dividen sudah dihajar harga nya .Contoh Saham BHIT harga hancur trus dikasih Dividen 3 rupiah.Emiten semacam INI memperkaya diri pemiliknya Dan berpura pura rupa sosial di TV .Si HT namanya.

29-May-15 07:59 | ritel100 *guest*:
Saham yg sudah lama mati,dihidupkan kembali(relisting)....apakah dgn niat mencari mangsa baru??? Cuma mereka yg tau...

29-May-15 07:55 | Koreksi Sehat. *guest*:
Taat Hukum sorry

Saham TRIL
Interactive chart? Click here!

Berita Saham TRIL

29-May-15 14:00 | m.republika.co.id : Bank Bukopin bakal Terbitkan Obligasi sampai Rp 2 Triliun - Republika Online Baca
29-May-15 10:30 | bisnis.tempo.co : Tips Investasi: Jangan Nunggu Tua Baru Mulai - Tempo.co Baca
29-May-15 10:15 | www.beritasatu.com : Cermati Pola IHSG - BeritaSatu Baca

29-May-15 06:30 | ekbis.sindonews.com : Bank Bukopin Niat Rilis Obligasi Rp2 Triliun - SINDOnews.com Baca
29-May-15 04:45 | swa.co.id : CIMB Niaga Targetkan Transaksi Kartu Kredit Rp22 Triliun Baca
29-May-15 04:30 | ekbis.sindonews.com : Asia Mayoritas Merah, IHSG Ditutup Gagal Menguat - SINDOnews.com Baca

29-May-15 04:15 | swa.co.id : Lippo Insurance Optimis Capai Target Premi Rp 1,16 Triliun Baca
29-May-15 04:00 | okezone.com : Menteri Susi Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun Baca
29-May-15 00:30 | ekbis.sindonews.com : IHSG Sesi I Berakhir Mundur 1 Poin - SINDOnews.com Baca

28-May-15 12:30 | antaranews.com : Menkeu akui kemungkinan target pajak tidak tercapai Baca
28-May-15 10:00 | antaranews.com : Multipolar investasi Rp2,6 triliun bangun "data center" Baca
28-May-15 09:00 | vivanews.com : Penyaluran KUR 2015 Ditargetkan Tembus Rp30 Triliun Baca

28-May-15 09:00 | vivanews.com : Dukung Program Satu Juta Rumah, SMF Suntik BTN Rp1,5 Triliun Baca
28-May-15 09:00 | vivanews.com : Pendapatan Sumber Alfaria Trijaya Rp41,7 Triliun Baca
28-May-15 08:30 | print.kompas.com : Lelang Obligasi Sepi, Rupiah Lemas - KOMPAS.com Baca

28-May-15 06:30 | okezone.com : Menteri Basuki Akui Anggaran Sejuta Rumah Kurang Baca
28-May-15 06:00 | okezone.com : Penghapusan Utang Rp4 Triliun Berasal Dari 175 PDAM Baca
28-May-15 04:45 | www.dream.co.id : Investor Panik, Indeks Syariah Terjungkal - Dream Baca

28-May-15 04:30 | ekbis.sindonews.com : Diserang Profit Taking, IHSG Berakhir Tumbang - SINDOnews.com Baca
28-May-15 04:15 | www.bareksa.com : CHART OF THE DAY; Investor Lokal Pemicu IHSG Masuki Zona ... - bareksa.com Baca
28-May-15 04:00 | okezone.com : SMF Kucurkan Pinjaman Rp1,5 Triliun ke BTN Baca

28-May-15 04:00 | okezone.com : Pemerintah Hapus Utang PDAM Rp4 Triliun Baca
28-May-15 01:00 | okezone.com : Mandiri Catat Transaksi E-Commerce Indonesia Capai Rp50 Triliun Baca
28-May-15 01:00 | okezone.com : Perusahaan BUMN Reasuransi Disuntik Rp2,5 Triliun Tahun Ini Baca

28-May-15 00:30 | antaranews.com : Lelang SUN serap Rp7,2 triliun Baca
28-May-15 00:30 | ekbis.sindonews.com : IHSG Sesi I Ditutup Rontok 42,59 Poin - SINDOnews.com Baca
28-May-15 00:00 | okezone.com : Mandiri Catat Transaksi E-commerce Sampai Rp50 Triliun Baca

28-May-15 00:00 | palembang.tribunnews.com : Lippo Buka Harga Rp 13,1 Triliun Lepas Link Net - Sriwijaya Post Baca
27-May-15 23:30 | www.neraca.co.id : Mitra Pinasthika Tebar Dividen Rp 30,5 Miliar - Harian Ekonomi Neraca Baca
27-May-15 21:45 | www.medanbisnisdaily.com : IHSG Diselimuti Sentimen Negatif Bursa Global - Harian Medan Bisnis - Membangun Indonesia yang Lebih Baik Baca

27-May-15 19:00 | okezone.com : Ekspor dari Morowali Ditargetkan Tembus Rp15 Triliun Baca
27-May-15 10:15 | swa.co.id : Pelindo III Kelola Konsesi Terminal Teluk Lamong Selama 72 Tahun Baca
27-May-15 07:00 | ekonomi.metrotvnews.com : Lunasi Utang, Panasia Indo Resources Right Issue Rp1,1 Triliun - Metro TV News Baca

27-May-15 07:00 | economy.okezone.com : Merger Dua Perusahaan Besar Samsung Group - Okezone Baca
27-May-15 05:30 | jambi.tribunnews.com : Aksi Beli Asing Menopang Penguatan IHSG 0,62% - Tribun Jambi Baca
27-May-15 05:00 | wartakota.tribunnews.com : Rupiah Semakin Loyo Terhadap Dolar AS - Warta Kota Baca

27-May-15 04:30 | ekbis.sindonews.com : IHSG Berakhir di Jalur Hijau - SINDOnews.com Baca
27-May-15 02:00 | www.harianterbit.com : Pengusaha Ini Kehilangan Rp 197 T Setengah Jam - Harian Terbit Baca
27-May-15 01:00 | www.jitunews.com : Jlebb, Orang Ini Kehilangan Kekayaan Rp 197 Triliun dalam 30 Menit - Jitunews Baca

27-May-15 00:30 | ekbis.sindonews.com : IHSG Sesi I Ditutup Rebound Didukung Aksi Beli - SINDOnews.com Baca
26-May-15 23:00 | ekonomi.metrotvnews.com : Kerugian Capitalinc Investment Capai Rp1,56 Triliun di 2014 - Metro TV News Baca
26-May-15 20:30 | www.beritasatu.com : Mandiri Terbitkan NCD Rp 2,6 Triliun - m.beritasatu.com (Blog) Baca

26-May-15 20:00 | www.beritasatu.com : Mandiri Terbitkan NCD Rp 2,6 Triliun - BeritaSatu Baca
26-May-15 19:00 | okezone.com : Cari Utang Rp10 Triliun, Pemerintah Terbitkan Tiga SUN Baca
26-May-15 15:45 | market.bisnis.com : IHSG Melemah, Perhatikan 5 Saham - Bisnis.com Baca

26-May-15 11:15 | jambi.tribunnews.com : Bahana: IHSG Diprediksi Melemah Selasa Besok - Tribun Jambi Baca
26-May-15 11:00 | utama.seruu.com : IHSG melemah 26,79 poin - Seruu.com Baca
26-May-15 08:30 | okezone.com : Menteri Basuki Minta Tambahan Anggaran Rp15 Triliun Baca

26-May-15 08:30 | vivanews.com : BI Surplus Rp41 Triliun pada 2014 Baca
26-May-15 07:00 | okezone.com : Cadangan Emas BI Naik Rp68 Miliar Baca

Komentar TRIL di Saham Chat


29-May-15 06:25 | Koreksi Sehat. *guest*:
PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT) akan membagian dividen tunai sebesar 15,8% dari total laba bersih perseroan 2014. “Rapat umum pemegang saham telah menyepakati pembagian dividen tunai sebesar Rp10,7 miliar dari tahun buku 2014,” ungkap Direktur Keuangan MLPT Hanny Untar. Dia melanjutkan, jumlah dividen tersebut setara dengan Rp5,71 per saham. Adapun sisa dana laba bersih setelah penyisihan dana cadangan akan digunakan untuk pengembangan usaha. Perseroan teknologi informasi tersebut membukukan laba bersih sebesar Rp67,7 miliar pada tahun lalu. Laba perseroan naik 28,1% dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp52,9 miliar. Lalu, pendapatan juga tumbuh hingga 30,6% dari Rp1,51 triliun menjadi Rp1,97 triliun secara tahunan. Share: 6 Tags: dividen multi

29-May-15 06:19 | Koreksi Sehat. *guest*:
Perusahaan ritel milik taipan Anthoni Salim, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) siap dicaplok oleh investor asal Inggris, Tower Bridge Ventures Limited senilai Rp1,01 triliun. Kiki Yanto Gunawan, Sekretaris Perusahaan Indoritel Makmur Internasional, mengatakan pembelian saham tersebut dilakukan melalui penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD). “Terkait calon investor perseroan yaitu Tower Bridge Ventures Limited merupakan investment company yang berfokus di pasar berkembang terutama di perusahaan-perusahaan konsumen,” ungkapnya dalam keterbukaan informasi di PT Bursa Efek Indonesia. Perusahaan ini berdomisili di Offshore Incorporation Centre, Road Town, Tortola, British Virgin Islands dengan pemegang saham utama Hou Lili dan Prominent Growth Fund Sp, sebagai penerima manfaat. Calon investor ini juga telah berjanji tidak memperdagangkan saham baru di bursa minimum 1 tahun sejak dicatatkan. Berdasarkan surat yang dilampirkan, Direktur Tower Bridge Ventures Limited Hou Lili mengatakan pihaknya telah memperhatikan kinerja Indoritel Makmur Internasional dengan tingkat ketertarikan yang tinggi sejak beberapa tahun terakhir. Dia menuturkan, berdasarkan analisis mendalam dari kinerja keuangan DNET, pihaknya berminat untuk mengakuisisi hingga 1,1 miliar saham DNET. “Harga yang kami sepakati antara Rp910-Rp930 per lembar saham,” tuturnya.

28-May-15 06:18 | Koreksi Sehat. *guest*:
Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) berencana memperluas cakupan pembangunan jalur transportasi light rail transit (LRT) hingga ke wilayah Bogor. Perseroan pun mengalokasikan investasi sebesar Rp24 triliun. ”Presiden Jokowi (Joko Widodo) meminta ADHI untuk membangun LRT ini dari Bogor dan Bekasi sampai ke Jakarta,” kata Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan kepada sejumlah media di Jakarta akhir pekan lalu. Sebagai catatan, emiten konstruksi pelat merah ini sebelumnya hanya berencana membangun LRT sepanjang 30 kilometer (km) dengan rute Cibubur-Cawang- Dukuh Atas. Investasi awal pembangunan kereta api ringan tersebut diestimasi sebesar Rp10 triliun. Namun, ADHI kemudian dipanggil Presiden dan diminta untuk memperpanjang jalur LRT hingga ke wilayah Bogor dan Bekasi. Pengembangan jalur ini menyebabkan kebutuhan investasi proyek diperkirakan menjadi Rp24 triliun. Terkait sumber pendanaan, menurut Kiswo, panggilan Kiswodarmawan, perseroan menjajaki penerbitan saham secara terbatas (rights issue) pada Juni 2015, dengan dana yang dibidik sebesar Rp2,75 triliun. Rights issue ini terdiri dari penyertaan modal negara (PMN) yang telah dikeluarkan pemerintah sebesar Rp1,4 triliun dan Rp1,35 berasal dari publik. ”Saat ini masih proses perizinan. Selain rights issue, ADHI juga akan mengombinasikan dari pinjaman sejumlah perbankan,” paparnya. Lebih lanjut Kiswo menjelaskan, tahun depan ADHI akan mengajukan PMN baru sebesar Rp2,1 triliun. Suntikan dana dari pemerintah tersebut seluruhnya akan digunakan ADHI untuk modal pembangunan LRT, baik sarana maupun prasarananya. ”PMN ini sudah mendapatkan persetujuan dari Presiden, karena semua dananya untuk modal pembangunan LRT sampai Bogor,” ungkapnya. Dia menambahkan, peletakan batu

28-May-15 06:14 | Koreksi Sehat. *guest*:
Emiten sewa menara PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) akan membeli kembali saham atau buyback 236 juta saham setara dengan 5% dengan nilai maksmimum Rp2,2 triliun. Berdasarkan prospektus ringkas yang dirilis perseroan, disebutkan proses buyback saham akan dilakukan secara bertahap dalam waktu paling lama 18 bulan sejak disetujui rapat umum pemegang saham (RUPS). Buyback akan dibiayai dari saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya. Besaran dana yang disisihkan mencapai maksmimum Rp2,2 triliun termasuk biaya transaksi, biaya pedagang perantara, dan biaya lainnya. Perseroan telah menunjuk PT Indo Premier Securities untuk melakukan buyback periode 18 bulan terhitung sejak persetujuan RUPS. Untuk itu, proses buyback dapat dilakukan sejak 27 Mei 2015 hingga 27 November 2016. Perseroan meminta persetujuan buyback dalam RUPS yang digelar pada Rabu (27/5/2015). Share:

28-May-15 05:56 | Koreksi Sehat. *guest*:
Emiten sewa menara PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) membukukan laba bersih Rp319,8 miliar pada kuartal I/2015, turun 39,27% dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp526,65 miliar. Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dirilis, disebutkan pendapatan yang dikantongi mencapai Rp827,33 miliar pada tiga bulan pertama tahun ini. Perolehan tersebut meningkat tipis dari sebelumnya Rp781,23 miliar. Beban pokok pendapatan berhasil ditekan menjadi Rp104,21 miliar dari sebelumnya Rp120,59 miliar. Sehingga, laba kotor yang dikantongi emiten berkode saham TBIG tersebut mencapai Rp723,12 miliar dari Rp660,63 miliar. Laba operasi Tower Bersama mencapai Rp644,25 miliar dari Rp593,55 miliar. Laba sebelum pajak mencapai Rp377,36 miliar dari Rp640,27 miliar dan laba bersih periode berjalan Rp343,52 miliar dari Rp555,28 miliar. Hingga 31 Maret 2015, total aset Tower Bersama mencapai Rp22,63 triliun dari akhir tahun lalu Rp22,03 triliun. Liabilitas Rp18,75 triliun dari Rp17,9 triliun dan ekuitas Rp3,87 triliun dari Rp4,13 triliun. Share: 6 Tags:

27-May-15 14:36 | abraham *guest*:
Jangan bei hanya bisa menarik fee investor terus tanpa ada tanggung jawabnya. Berapa trilyun sdh uang fee investor yg ditarik bei

27-May-15 10:09 | nopassword *guest*:
market sudah 1 jam berjalan, volume transaksi baru 1 trilyun lebih.. zzzeppiii lagi nih??

26-May-15 09:23 | MTFN *guest*:
Hati2 yang pegang MTFN, ruginya 1 Triliun lebih

25-May-15 10:08 | money magnet:
Bro jangan salah.juga ada kantor kelas ruko dianggap sebelah mata kali yah ha ha tapi duitnya trilyunan tuh ha ha ha bisnis resmi halal bro banyak ha ha maklum ngak mau nampang ha ha ha sederhana sekali gayanya ha ha tapi jarang yang seperti itu saat ini ha ha ha

22-May-15 05:39 | money magnet:
Kras. Kemarin marin naik gara gara dapat oinjaman Rp 3 trilyunan dari bank jerman ? wah bisa rugi kurs.lagi nih jika salah kelola hedging hi hi

21-May-15 15:25 | grup madesu *guest*:
@asal ngomong : mendingan lah omset triliunan harga gak ngetem di 50 grup madesu lebih sakti taunan omset triliunan ngetem di 50 8 taun turun terus gak kira2 hahhaaaaa

21-May-15 09:03 | SALAM GIGIT JARI *guest*:
PT Media Nusantara Citra Tbk membagikan dividen kepada para pemegang saham sebesar Rp888,61 miliar. Angka ini setara 50 persen dari perolehan laba bersih Rp1,76 triliun pada tahun lalu. Direktur Keuangan Media Nusantara Citra Faisal Dharma Setiawan mengatakan, pembagian dividen sudah disetujui melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada hari ini. "Pembagian dividen setara Rp63 per saham, dikalikan jumlah saham yang beredar sebanyak Rp14,10 miliar," ujar Faisal, di MNC Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2015). Perseroan akan membagian dividen paling lambat setelah satu bulan usai rapat pada hari ini atau tepatnya pada 17 Juni mendatang.

20-May-15 12:12 | asinginvestor:
Bagus sekali, baru saya baca,hahahaha.Jakarta -Grup Sinarmas akan membangun pabrik bahan baku kertas senilai US$ 2,6 miliar (Rp 33,8 triliun) di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Pabrik ini akan mulai beroperasi di awal 2017. Direktur Grup Sinarmas Gandhi Sulistiyanto mengatakan, pabrik ini akan memproduksi 2 juta ton pulp (bahan baku kertas) tiap tahun. Dengan nilai investasi yang tinggi tersebut, pabrik kertas ini menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. Ingat saya tulis, mereka nggak bayar utang TKIM dan INKP?hahaha.? Dan nanti siapa bayar utang baru, setelah semua selesai?hahaha.Bagaimana pun KBRI nanti akan kalakan INKP, TKIM dan pabrik yg baru?

19-May-15 19:03 | howw *guest*:
koq bisa sih emiten private placement di nominal saham 100 harga pasar 80an doank, saking miskinnya ampe gitu kasian yaa private placement tuh keq gini http://mobile.kontan.co.id/news/dnet-siap-private-placement-rp-131-triliun dapet duit juga maksimal... memang parah grup madesu kerjanya

19-May-15 18:28 | Selalu senang:
Jakarta - Bank Indonesia (BI) akan melonggarkan aturan terkait loan to value (LTV) pada kredit pemilikan rumah (KPR). Dengan pelonggaran aturan LTV untuk KPR saja diperkirakan akan terdapat tambahan kredit baru sebesar Rp 80 triliun...dan bagi yg kurang beruntung investasi di pasar saham ini kesempatan bagus untuk investasi rumah :)

19-May-15 13:56 | nopassword *guest*:
INVS lagii.. inget gak dulu Simiko pernah ibaratkan jualan bubur kalo dimakan sama seluruh penduduk Indonesia, China sama India, maka omzetnya juga Trilyunan..wkwk.. Aplikasi yg sama KALO didownload banyak orang ya Trilyunan,, tapi kan KALO??? hadehh..

19-May-15 08:54 | SALAM GIGIT JARI *guest*:
PT Mega Manunggal Property Tbk menawarkan harga penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) pada kisaran Rp525-600 per lembar saham. Presiden Utama PT Mega Manunggal Property Tbk, Fernadus Chamsi kepada pers di Jakarta, Jumat (15/5) mengatakan dalam aksi korporasi tersebut perseroan menawarkan sebanyak 1.714.285.714 saham baru atau setara 30% dari total saham setelah penawaran. "Dana hasil IPO ini akan digunakan sekitar 90% untuk akuisisi lahan di lokasi yang dipandang strategis atau melakukan akuisisi maupun penyertaan saham perseroan dalam bidang usaha sejenis," katanya. Ditambahkan, sisanya 10% akan digunakan untuk belanja modal kegiatan konstruksi properti logistik. Adapun perseroan diperkirakan akan memperoleh dana segar mencapai Rp900 miliar hingga Rp1 triliun. Masa penawaran awal akan dilaksanakan pada 15-22 Mei 2015, dengan perkiraan efektif pada 3 Juni 2015. Sementara masa penawaran umum saham perdana diperkirakan pada 4,5 dan 8 Juni 2015 dan perkiraan penjatahan 10 Juni 2015, perkiraan tanggal distribusi saham secara elektronik pada 11 Juni 2015 dan dicatatkan pada BEI diperkirakan pada 12 Juni 2015. Dalam IPO ini perseroan menunjuk PT Indo premier Securities sebagai penjamin pelaksana emisi.

19-May-15 08:50 | SALAM GIGIT JARI *guest*:
PT Blue Bird Tbk ( BIRD.JK ) - Mencetak Laba Bersih Sebesar Rp. 223,23 Miliar - Q1 2015 09.27 No comments Image result for PT Blue Bird Tbk Emiten transportasi dan taksi PT Blue Bird Tbk (BIRD) membukukan laba bersih pada Q1 2015 mencapai Rp223,23 miliar atau Rp89 per saham, laba bersih tersebut meningkat 1,84% bila dibandingkan dengan laba bersih pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp219,19 miliar atau Rp103 per saham (sebelum IPO). Pencapaian kinerja BIRD pada Q1 2015 tersebut didukung oleh Pendapatan pokok yang mengalami peningkatan sebesar 16,36% menjadi Rp1,28 triliun dari pendapatan pokok pada Q1 2014 yaitu Rp1,10 triliun. Pendapatan pokok BIRD pada Q1 2015 dan Q1 2014 terdiri dari: Taksi Reguler – Rp1,06 triliun dan Rp0,99 triliun. Taksi Eksekutif – Rp67,83 miliar dan Rp65,81 miliar. Rental – Rp104,28 miliar dan Rp49,14 miliar. Bis – Rp52,71 miliar dan Rp64,76 miliar. Beban pokok Blue Bird meningkat dari Rp741,68 miliar menjadi Rp880,22 miliar, dan beban usaha mengalami kenaikan dari Rp84,52 miliar menjadi Rp105,32 miliar. Sedangkan Beban Keuangan mengalami penurunan dari Rp61,50 miliar menjadi Rp39,46 miliar, dan Pendapatan (Beban) lain mengalami penurunan dari Rp83,52 miliar menjadi Rp38,85 miliar. Aset BIRD mengalami peningkatan dari Rp7,17 triliun pada tahun 2014 menjadi Rp7,20 triliun pada Q1 2015, utang mengalami penurunan dari Rp3,57 triliun menjadi Rp3,37 triliun.

18-May-15 21:01 | PETANI SAWIT *guest*:
Kontraktor pelat merah PT Adhi Karya (Persero) Tbk. merevisi target laba bersih, kontrak baru, pendapatan, hingga belanja modal sepanjang tahun ini, meningkat dibandingkan dengan target yang dipatok sejak akhir tahun lalu. Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Ki Syahgolang Permata mengatakan dari evaluasi triwulan pertama, manajemen emiten berkode saham ADHI tersebut merevisi target kinerja sepanjang tahun ini. Manajemen meningkatkan target perolehan kontrak baru tahun ini sebesar 23% menjadi Rp18,7 triliun dari sebelumnya Rp15,2 triliun. Peningkatan target kontrak baru tersebut diikuti oleh pendapatan perseroan yang dibidik naik menjadi Rp13,8 triliun dari Rp13,2 triliun. Perseroan juga menaikkan proyeksi laba bersih sepanjang tahun ini sebesar 14,7% menjadi Rp505 miliar dari target awal Rp440 miliar. Anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) bahkan ditingkatkan 45,6% menjadi Rp1,2 triliun dari alokasi awal tahun Rp824,7 miliar. Dana belanja modal berasal dari kas internal, sisa dana obligasi, dan perolehan rights issue dengan total Rp2,74 triliun. “Perubahan target setelah mengevaluasi untuk menyambut pasar yang cenderung positif. Sektor jasa konstruksi diperkirakan masih mendominasi perolehan kontrak baru,” ungkapnya. Hingga April 2015, realisasi kontrak baru perseroan Rp3,3 triliun, masih didominasi oleh swasta sebesar 56%. Kemudian diikuti oleh proyek APBN/APBD sebesar 30% dan BUMN sebesar 14%. Share:

18-May-15 15:15 | nopassword *guest*:
INVS, tadi siapa yg tanya ya.. lha ini ada kabarnya http://finance.detik.com/read/2015/05/18/104018/2917159/6/2/saham-inovisi-dibekukan-4-bulan-karena-laporan-keuangan-banyak-salah ====> wkwkwk.. TRILYUN sama MILYAR aja SALAH.. FATAL... wkwkwk...


Kopi Luwak | Kopi Medan | Kopi Sidikalang
©Copyright Saham | IDsaham.com (nelaiyan@gmail.com/ sahamfundamental.blogspot.com)