Saham Indonesia

TRIL | Triwira Insanlestari Tbk.

Saham Chat


Click sini untuk berkomentar!!!

01-Apr-15 20:03 | apol *guest*:
Apol di suspend karena emiten menunda pembayaran obligasi infonya

01-Apr-15 19:52 | saham pagi *guest*:
saham SIAP diawal perdagangan sempat ditekan dan bikin galau, justru beginilah saham SIAP butuh mental yg benar benar siap.

01-Apr-15 19:33 | Komen ngasal *guest*:
Thx bro msh belajar. Webnya berguna sekali. Kebetulan aye kurang gt paham Elliot Wave.. Hehehe.

01-Apr-15 19:30 | Koreksi Sehat: *guest*:
Sebuah data yang dirilis pada hari Rabu (4/2) menunjukan bahwa ADP Non-Farm Employment Change telah mengalami penurunan di bulan Maret. Menurut data yang dikumpulkan oleh Automatic Data Processing, bahwa ADP Non Farm telah menurun 189K dari 212K di bulan sebelumnya. Pasar telah memperkirakan Non-Farm Employment Change naik menjadi 227K. Paska dirilisnya data tersebut, EURUSD menguat -0.42% ke level 1.0778, GBPUSD melemah -0.22% ke level 1.4782, USDCHF melemah -0.49% ke level 0.9678

01-Apr-15 19:11 | Koreksi Sehat: *guest*:
IHSG hari ini melemah cukup signifikan setelah terjadi aks Profit Taking.Penutupan IHSG grafiknya yang membentuk bearish engulfing. Selama support 5450 masih bertahan, masih melihat ada potensi IHSG untuk menguat. Jadi selama level ini bertahan, pembelian menurut teknikal masih bisa dilakukan.

01-Apr-15 19:06 | Koreksi Sehat: *guest*:
Financeroll – Dolar bergerak lebih tinggi terhadap mata uang utama lainnya pada Rabu (1/4) malam, jelang data ADP Non Farm yang akan dilaporkan beberapa menit kedepan. Pada perdagangan spot EURUSD menguat 0.25% ke level 1.0759, GBPUSD melemah -0.26% ke level 1.4780, USDCHF melemah -0.39% ke level 0.9687. Permintaan untuk dolar terus didukung ditopang investor yang berfokus laporan pekerjaan AS terbaru, dan juga diharapkan mendukung ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi. Meman dari zona Euro terpantau menguat 0,14% setelah data aktivitas manufaktur di zona euro tumbuh di laju tercepat, mengindikasikan bahwa pemulihan di wilayah tersebut terus mendapatkan traksi. Namun jelang dari data ADP yang diproyeksikan akan mengalami peningkatan ke level 227K dari sebelumnya di level 212K, mata uang Euro diperkirakan masih akan tertekan. Pound juga melemah dipicu dari data manufaktur yang diperluas di laju tercepat dalam delapan bulan Maret. Walaupun demikian, data AS yang cenderung menguat diperkirakan akan membuat greenback akan berkibar. Share:

01-Apr-15 18:19 | Koreksi Sehat: *guest*:
Harga minyak diperdagangkan di harga terendah dalam seminggu sebagai bahasan nuklir antara kekuatan dunia barat dan Iran, Rabu (1/4). Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei turun 26 sen ke level $47.24 per barel. Sementara minyak Brent untuk bulan Mei turun 3 sen ke level $55.08 barel di London ICE Futures. Minyak berjangka meluncur di New York setelah jatuh 2,2 persen kemarin, dan dari Menteri Luar Negeri Rusia dan Iran mengatakan konsensus mengenai poin utama. Kedua belah pihak sudah mencapai pemahaman diantara keduanya, minyak memegang kerugian setelah turun sejak 2003 di tengah-tengah spekulasi persediaan Iran akan menambah pasokan minyak global. “Perundingan nuklir Iran akan menjadi penggerak pasar potensial utama hari ini,” seperti yang dikatakan analis. Diskusi untuk memecahkan kebuntuan 12 tahun antara Iran dan kekuatan-kekuatan global yang ditangguhkan, Iran dapat meningkatkan pengiriman oleh 1 juta barel per hari jika sanksi yang terangkat, Sementara stok minyak mentah di AS, sebagai konsumen minyak terbesar di dunia naik 4,2 juta barel, memperluas dari rekor proyeksi survei Bloomberg sebelum administrasi informasi energi (EIA) akan merilis laporan Rabu malam.

01-Apr-15 18:17 | Macan-tutul *guest*:
302369 | 01 Apr 15 @08:42 | chainsaw massacre *guest* (67.159.xxx.xxx): Index mencetak rekor lagi tapi umumnya setelah ATH keesokannya langsung nyebur,huahahahahaha..Kemungkinan indeks naik hari ini 4,99999999% dan kemungkinan turun 95,00000001%.Waspadai lubang besar di 5459 dan 5397..huahahahahaha ========> wah tepat juga prediksinya....serem nih kalo indeks masih bisa turunke 5397 lagi......

Saham TRIL
Interactive chart? Click here!

Berita Saham TRIL

02-Apr-15 07:15 | swa.co.id : Pembiayaan Bermasalah Tinggi, Bank Syariah Hati-Hati Baca
02-Apr-15 07:00 | vivanews.com : MNC Bukukan Laba Bersih Rp1,76 Triliun Baca
02-Apr-15 06:00 | bisnis.news.viva.co.id : MNC Bukukan Laba Bersih Rp1,76 Triliun - VIVA.co.id Baca

02-Apr-15 04:30 | ekonomi.metrotvnews.com : Media Harry Tanoe Cetak Laba Rp1,76 Triliun - Metro TV News Baca
02-Apr-15 04:15 | swa.co.id : Gelar Konferensi Investasi Hijau, BPKM Targetkan Rp519,5 triliun Baca
02-Apr-15 02:00 | vivanews.com : Wijaya Karya Beton Bagikan Dividen Rp98,55 Miliar Baca

01-Apr-15 23:30 | www.neraca.co.id : Laba Emiten Produsen Ban Saling Salip - Harian Ekonomi Neraca Baca
01-Apr-15 21:30 | vivanews.com : Rencana Warren Buffett Jika Jadi Petinggi Bank Sentral Baca
01-Apr-15 21:00 | ekonomi.metrotvnews.com : Wuih, Pendapatan Gudang Garam Tembus Rp65,18 Triliun - Metro TV News Baca

01-Apr-15 21:00 | ekonomi.metrotvnews.com : Pengembang Summarecon Raih Laba Capai Rp1,39 Triliun - Metro TV News Baca
01-Apr-15 18:00 | market.bisnis.com : Dulu Rugi, Sekarang BWPT Cetak Laba Setelah Dicaplok Peter ... - Bisnis.com Baca
01-Apr-15 10:00 | antaranews.com : Lelang SUN serap Rp10 triliun Baca

01-Apr-15 08:00 | bisnis.liputan6.com : Vale Indonesia Sebar Dividen Rp 1,3 Triliun - Bisnis Liputan6.com Baca
01-Apr-15 07:30 | okezone.com : Menteri Jonan Yakin Kantongi Rp6 T dari Regulasi Baru Baca
01-Apr-15 06:45 | swa.co.id : Telkomsigma Targetkan Revenue 2015 Senilai Rp 2,5 Triliun Baca

01-Apr-15 03:30 | antaranews.com : ConocoPhillips janjikan investasi Rp32 triliun Baca
01-Apr-15 03:30 | okezone.com : Aset Keuangan Syariah Dunia Capai USD2 Triliun Baca
01-Apr-15 03:00 | okezone.com : ConocoPhillips Siapkan Rp300 T untuk Eksplorasi Migas Baca

01-Apr-15 03:00 | utama.seruu.com : Samindo Resources Cetak Laba Rp267 Miliar - Seruu.com Baca
01-Apr-15 03:00 | vivanews.com : Kembangkan Pabrik di Bekasi, Coca Cola Investasi 6,9 Triliun Baca
01-Apr-15 02:45 | swa.co.id : Penyebab Bank Minim Biayai Infrastruktur Baca

01-Apr-15 02:00 | okezone.com : Organda Kaji Rencana Tarif Angkot per Kilometer Baca
01-Apr-15 02:00 | ekonomi.metrotvnews.com : Penjualan Capai Rp13 Triliun, Laba Gajah Tunggal Melesat 124% - Metro TV News Baca
01-Apr-15 00:00 | ekonomi.metrotvnews.com : Laba Emiten Ramayana Merosot 8,50% - Metro TV News Baca

31-Mar-15 23:30 | www.neraca.co.id : Laba Unilever Tumbuh Tipis Rp 5,74 Triliun - Harian Ekonomi Neraca Baca
31-Mar-15 20:00 | antaranews.com : Keterlambatan pupuk akibatkan kerugian Rp200 triliun Baca
31-Mar-15 07:30 | bisnis.liputan6.com : Kalbe Farma Kantongi Penjualan Rp 17 Triliun Sepanjang 2014 - Bisnis Liputan6.com Baca

31-Mar-15 04:30 | vivanews.com : Perluasan Objek Pajak, DJP Targetkan Tambahan Rp40 Triliun Baca
31-Mar-15 04:00 | okezone.com : PTBA Anggarkan Capex Rp5 T di 2015 Baca
31-Mar-15 04:00 | okezone.com : Kebutuhan Infrastruktur RI Capai Rp5.000 T, Tak Mungkin dari APBN Baca

31-Mar-15 04:00 | vivanews.com : Selain Toyota, Suzuki Bakal Investasi Rp 13 Triliun Baca
31-Mar-15 02:00 | economy.okezone.com : PTBA Bagikan Dividen Rp324,6 per Saham - Okezone Baca
31-Mar-15 00:30 | okezone.com : Penerimaan Pajak Baru Rp170 Triliun Baca

30-Mar-15 23:00 | okezone.com : Toyota Janji Investasi Rp20 Triliun, Suzuki Rp13 Triliun Baca
30-Mar-15 16:00 | detik.com : Siapkan Rp 7,1 Triliun, Krakatau Steel Akan Ekspansi Pabrik Baja Baca
30-Mar-15 04:30 | okezone.com : Perluas Jaringan, Anak Usaha Muamalat Targetkan Pembiayaan Rp1,2 T Baca

30-Mar-15 03:30 | vivanews.com : Genjot Pajak, Kebijakan Tax Amnesty Diragukan Baca
30-Mar-15 02:30 | okezone.com : Ditjen Pajak Resah & Gelisah Capai Target Penerimaan Baca
28-Mar-15 23:00 | ekonomi.metrotvnews.com : Laba Lautan Luas Naik 90% ke Rp162,90 Miliar - Metro TV News Baca

28-Mar-15 22:30 | vivanews.com : Pemerintah Kembali Lelang SUN Rp10 Triliun Pekan Depan Baca
28-Mar-15 18:30 | okezone.com : Germanwings Kecelakaan, Lufthansa Diwajibkan Bayar Rp296,7 T Baca
28-Mar-15 12:00 | antaranews.com : PT Telkom Tbk jadikan "broadband" andalan pendapatan 2015 Baca

28-Mar-15 12:00 | antaranews.com : Tol Medan-Binjai ditargetkan selesai akhir 2016 Baca
28-Mar-15 10:00 | ekonomi.metrotvnews.com : SCTV Raup Laba Rp1,45 Triliun - Metro TV News Baca
28-Mar-15 06:15 | market.bisnis.com : INDEKS BEI 27 Maret: Sepekan, Investor Asing Net Sell Rp2,65 triliun - Bisnis.com (Siaran Pers) Baca

28-Mar-15 06:00 | bisnis.news.viva.co.id : Sepanjang 2014, Pakuwon Jati Raih Laba Bersih Rp2,51 Triliun - VIVA.co.id Baca
28-Mar-15 06:00 | vivanews.com : Sepanjang 2014, Pakuwon Jati Raih Laba Bersih Rp2,51 Triliun Baca
28-Mar-15 05:30 | bisnis.news.viva.co.id : Laba Bersih Modernland Merosot 70,98 Persen - VIVA.co.id Baca

28-Mar-15 04:30 | www.bareksa.com : Pendapatan Modernland Naik Tapi Laba Anjlok 71%, Ini ... - bareksa.com Baca
28-Mar-15 04:00 | vivanews.com : Laba Bersih Visi Media Asia Naik 34 Persen jadi Rp143,93 M Baca

Komentar TRIL di Saham Chat


01-Apr-15 11:06 | sby senyum2 *guest*:
Ini bukti dulu sby dikerjai koalisi sekarang jokw apa dikerjai juga hi hi (sby boleh senyum2 cukup 3bl, dia sdh bisa bilang sik kepenak jamanku toh) : 1. Harga BBM naik-turun-naik. 2. Harga beras naik. 3. Harga gas mahal. 4. Semua kebutuhan sembako naik. 5. Tarif kereta api dinaikkan. 6. Jalan tol dikenakan pajak. 7. Tatanan hukum dan konstitusi amburadul. 8. Stabilitas politik & partai politik acak-kadut. 9. Hutang bertambah Rp 250 triliun. 10. Penerimaan pajak sampai Maret 2015 dibandingkan periode yang sama Maret 2014 turun Rp 50 triliun. 11. Lembaga penegak hukum ditarik-tarik ke ranah politik. 12. Intitusi Polisi & KPK diobok-obok. 13. Impor beras dan gula semakin mantap. 14. Elit politik berantam terus menerus tak terkendali. 15. Daya beli rakyat menurun, biaya hidup naik mengikuti kenaikan harga BBM. 16. Perputaran ekonomi mengandalkan konsumsi. 17. Ekspor turun, impor naik tajam. 18. Izin ekspor konsentrat Freeport dan Newmont diperpanjang tanpa perlu bangun smelter. 19. Ketua Umum Partai Politik memonopoli angkutan minyak (mafia migas baru). 20. Dunia usaha kesulitan memproyeksi biaya produksi. 21. Rupiah terjun bebas dari Rp 10.000 di akhir Juli 2014 ketika Jokowi-JK ditetapkan sebagai pemenang Pilpres dan sekarang Rp 13.000 lebih per USD. 22. Yang penting rajin blusukan. 23. Yaaa ora opopo.

31-Mar-15 20:56 | adira arida *guest*:
JAKARTA. Perlambatan penjualan otomotif terlihat pada penyaluran kredit roda empat PT Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance).Menurut Niko Kurniawan, Deputy Director-Head of Retail Car Financing Adira, sepanjang dua bulan pertama 2015 ini, pembiayaan roda empat menurun. Pada Januari-Februari 2015, Adira Finance menyalurkan kredit kendaraan roda empat Rp 1,98 triliun. "Lebih rendah daripada tahun 2014," ujarnya, Selasa (31/3).

31-Mar-15 15:03 | roma kelapa *guest*:
PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) meraih pendapatan sebesar Rp3,27 triliun hingga periode Desember 2014 naik dari pendapatan tahun sebelumnya yang Rp3,01 triliun. Laporan keuangan Selasa menyebutkan beban pokok pendapatan naik jadi Rp2,88 triliun dari beban pokok pendapatan tahun sebelumnya yang Rp2,42 triliun. Laba kotor turun jadi Rp391,30 miliar dari laba kotor tahun sebelumnya yang Rp594,71 miliar. Beban penjualan turun jadi Rp67,03 miliar dari Rp81,42 miliar dan rugi kurs turun jadi Rp168,41 miliar dari Rp635,96 miliar. Rugi sebelum pajak turun jadi Rp189,82 miliar dari rugi sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp590,19 miliar. Rugi bersih turun jadi Rp154,73 miliar dari rugi bersih tahun sebelumnya Rp486,98 miliar. Jumlah aset per Desember 2014 mencapai Rp5,87 triliun turun dari jumlah aset per Desember 2013 yang Rp5,93 triliun.

31-Mar-15 10:39 | gunung24:
IQPlus, (31/03) - PT Niro Development Tbk (NIRO) meraih penjualan sebesar Rp245,38 miliar hingga periode Desember 2014 turun jika dibandingkan dengan penjualan periode tahun sebelumnya yang Rp263,48 miliar. Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan beban pokok naik jadi Rp155,75 miliar dari beban pokok tahun sebelumnya Rp145,35 miliar dan laba bruto turun jadi Rp89,64 miliar dari laba bruto tahun sebelumnya yang Rp118,13 miliar. Beban keuangan tercatat Rp102,35 miliar dari Rp42,22 miliar dan beban umum naik jadi Rp75,30 miliar dari beban umum tahun sebelumnya Rp35,62 miliar. Rugi sebelum pajak diderita Rp87,37 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya Rp27,52 miliar. Rugi bersih yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp109,59 miliar, dibandingkan laba pada tahun sebelumnya yang diraih Rp6,36 miliar. Total aset per Desember 2014 mencapai Rp3,03 triliun, naik dari total aset per Desember 2013 yang sebesar Rp2,95 triliun. (End)

31-Mar-15 08:29 | Koreksi Sehat: *guest*:
LABA BERSIH GAJAH TUNGGAL NAIK 124,27 PERSEN DI 2014. IQPlus, (30/03) - PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) alami kenaikan laba bersih sebesar 124,27 persen per Desember 2014 menjadi Rp269, 79 miliar dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang Rp120,33 miliar. Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan penjualan bersih naik jadi Rp13,07 triliun dari penjualan bersih tahun sebelumnya yang Rp12,35 triliun dan beban pokok penjualan mencapai Rp10,62 triliun dari beban pokok penjualan tahun sebelumnya Rp9,86 triliun. Laba kotor turun jadi Rp2,44 triliun dari laba kotor tahun sebelumnya yang Rp2,48 triliun. Beban penjualan naik jadi Rp793,73 miliar naik dari beban penjualan tahun sebelumnya Rp709,68 miliar dan rugi kurs turun jadi Rp179,42 miliar dari Rp889,99 miliar. Laba sebelum pajak naik jadi Rp394,06 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya Rp166,47 miliar. Jumlah aset per Desember 2014 mencapai Rp16,04 triliun naik dari jumlah aset per Desember 2013 yang Rp15,35 triliun. (End)

31-Mar-15 07:33 | Koreksi Sehat: *guest*:
Bisnis.com, JAKARTA--Emiten properti milik Taipan Ciputra, PT Ciputra Surya Tbk. (CTRS) meraih laba bersih sebesar Rp522 miliar pada periode 2014, tumbuh 30,6% dibandingkan dengan perolehan setahun sebelumnya Rp399,4 miliar. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan, Selasa (31/3/2015), disebutkan laba per saham dasar juga melonjak menjadi Rp264 pada tahun lalu dari setahun sebelumnya Rp202. Emiten berkode saham CTRS tersebut membukukan pendapatan bersih Rp1,71 triliun pada tahun lalu, naik dari periode sebelumnya Rp1,26 triliun. Beban pokok penjualan mencapai Rp844,86 miliar dari Rp603,65 miliar pada periode 2013. Laba kotor yang diraih perseroan pada tahun lalu sebesar Rp868,4 miliar dari tahun sebelumnya Rp657,9 miliar. Laba usaha Rp618,67 miliar dari Rp456,07 miliar dan laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp675,37 miliar dari Rp488,18 miliar. Ciputra Surya membukukan perolehan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp583,79 miliar dari tahun sebelumnya Rp412,8 miliar. Total pendapatan komprehensif tahun berjalan mencapai Rp583,79 miliar dari sebelumnya Rp412,8 miliar. Hingga 31 Desember 2014, total aset Ciputra Surya mencapai Rp6,12 triliun dari Rp5,77 triliun. Sedangkan, liabilitas sebesar Rp3,1 triliun dari Rp3,27 triliun dan ekuitas Rp3,01 triliun dari Rp2,49 triliun.

31-Mar-15 06:44 | Koreksi Sehat: *guest*:
FIRST MEDIA BUKUKAN LABA Rp7,73 TRILIUN DI 2014. IQPlus, (30/03) - PT First Media Tbk (KBLV) berhasil membukukan laba di tahun 2014 lalu setelah sebelumnya membukukan rugi di tahun 2013 silam. Selain ditopang oleh pendapatan yang meningkat, perolehan laba di tahun 2014 juga ditopang dengan adanya beberapa keuntungan, seperti keuntungan dari penjualan sebagian saham entitas anak, lalu keuntungan atas realisasi nilai transaksi dengan pihak non pengendali, serta keuntungan dari pencatatan investasi pada entitas asosiasi. Dalam laporan keuangannya, Senin disebutkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk 2014 mencapai Rp7,73 triliun, sementara di tahun 2013 perseroan mencatat rugi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp103,37 miliar. Sementara pendapatan perseroan naik 15,50% dari sebelumnya Rp1,75 triliun di 2013 menjadi Rp2,03 triliun. Beban layanan naik dari Rp474,11 miliar di 2013 menjadi Rp592,45 miliar di 2014. Laba bruto naik dari Rp1,28 triliun di 2013 menjadi Rp1,43 triliun di 2014, dan laba usaha naik dari Rp187,33 miliar 2013 menjadi Rp440,04 miliar di 2014.

31-Mar-15 06:27 | Koreksi Sehat: *guest*:
INDEKS BEI 30 Maret: Tren Net Sell Berlanjut Pada Hari Ke-7 JAKARTA - Modal asing terus keluar dari Indonesia. Investor asing sudah 7 hari terus melakukan aksi jual di Bursa Efek Indonesia. Rekapitulasi perdagangan Bursa Efek Indonesia menyatakan hari ini investor asing mencatatkan volume penjualan bersih sekitar 235,39 juta lembar saham dengan nilai penjualan bersih mencapai Rp177,91 miliar. Total saham yang diperdagangkan hari ini sebanyak 6,11 miliar lembar dengan nilai transaksi sekitar Rp6,15 triliun. IHSG hari ini menguat 0,77% pada penutupan ke angka 5.438,66 sehabis dibuka naik 0,34% ke level 5.415,28. Indeks terus bergerak di zona hijau dan bergerak pada kisaran 5.411,97—5.459,75. Pergerakan Investor Asing di IHSG Tanggal Nilai Transaksi (Rp/miliar) Kategori 30/3/2015 -177,91 Net Sell 27/3/2015 -582,85 Net Sell 26/3/2015 -327,80 Net Sell 25/3/2015 -397,41 Net Sell 24/3/2015 -953,36 Net Sell sumber: Bursa Efek Indonesia http://market.bisnis.com/read/20150330/7/417409/indeks-bei-30-maret-tren-net-sell-berlanjut-pada-hari-ke-7

31-Mar-15 06:05 | Koreksi Sehat: *guest*:
Pelayaran Tempuran Emas Tbk. (TMAS) membukukan lonjakan laba bersih sebesar 187,71% sepanjang tahun lalu. Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan, laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada 2014 tercatat Rp202,69 miliar, melesat dari perolehan tahun sebelumnya Rp70,45 miliar. Kenaikan tersebut terjadi seiring dengan pertumbuhan pendapatan serta terjaganya kenaikan sejumlah beban. Pendapatan jasa emiten transportasi laut yang fokus di bidang pelayaran dan angkutan kargo itu tercatat Rp1,69 triliun, naik 22,46% dari Rp1,38 triliun. Sementara itu, beban jasa naik lebih tipis yakni 9,32% menjadi Rp1,29 triliun dari Rp1,18 triliun. Sehingga laba kotor perseroan melonjak 93,53% menjadi Rp387,85 miliar dari Rp200,41 miliar. Adapun beban usaha perseroan justru terpantau turun 3,14% menjadi Rp72,28 miliar dari Rp74,62 miliar. Akibatnya, laba usaha melesat 116% menjadi Rp322,99 miliar dari Rp149,3 miliar. Share: 2

30-Mar-15 22:09 | Koreksi Sehat: *guest*:
Jokowi Minta Dana Pensiun Rp 141 T 'Diputar' di Sektor Infrastruktur Maikel Jefriando - detikFinance Jakarta - Hari ini, Direktur Utama PT Taspen (Persero) Iqbal Latanro dipanggil oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Iqbal diminta menjelaskan soal proyeksi Taspen terkait pemanfaatan dana pensiun. Iqbal menjelaskan, selama ini Taspen hanya menempatkan dana di deposito bank pemerintah dan surat utang negara (SUN) yang totalnya mencapai Rp 141 triliun. Sehingga dinilai kurang optimal dan masih menyimpan risiko. "Skema yang selama ini hanya boleh di deposito dan SUN, itu juga ada risiko kata beliau," ungkap Iqbal di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (30/3/2015) Jokowi mendorong, agar penempatan dana lebih kepada sektor dengan imbal hasil tinggi namun tetap aman. Misalnya untuk pembangunan infrastruktur. "Ada beberapa hal yang beliau mendorong. Terutama hal-hal yang terkait dengan investasi yang memberi yield tinggi tapi aman, aman itu berarti ada underlying transaksi-nya bagus," imbuhnya. Ia mengatakan ada 3 sektor yang cukup aman bagi Taspen adalah infrastruktur seperti jalan tol, pembangkit listrik, properti dalam pengertian aset milik Taspen seperti di Artaloka dekat Grand Indonesia (GI). "Juga menurut beliau kalau dikelola dengan baik akan bermanfaat buat pensiunan," jelas Iqbal.Next »

30-Mar-15 14:37 | roma kelapa *guest*:
Produsen batubara, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menyebar dividen tunai dari keuntungan tahun 2014 lalu. Dividen yang dibagikan mencapai Rp 705,7 miliar atau mencapai 35% dari laba bersih PTBA tahun lalu yang mencapai Rp 2,02 triliun. Sementara sebesar 65% dari laba bersih akan digunakan sebagai laba ditahan, Dengan begitu, jumlah dividen per sahamnya sebesar Rp 324,6. Dengan harga saham PTBA saat ini yang sebesar Rp 10.625, dividen yield PTBA mencapai 3,05%. Rasio dividen PTBA tahun ini lebih kecil dari tahun 2013 lalu yang sebesar 55% dari laba bersih.

30-Mar-15 11:22 | roma kelapa *guest*:
Emiten properti, PT Alam Sutera Tbk (ASRI) mampu mencatatkan pertumbuhan laba bersih sepanjang tahun 2014 meski penjualan dan pendapatan perseroan mengalami penurunan. Margin ASRI tersokong dibanding tahun sebelumnya lantaran perseroan bisa menekan beban pokok penjualan. Berdasarkan laporan keuangan ASRI yang diterbitkan, Senin (30/3), laba bersih perseroan naik 24,3% menjadi Rp 1,09 triliun di 2014 dari sebelumnya Rp 876,7 miliar. Alhasil, laba per saham dasar ASRI naik menjadi Rp 55,85 dari Rp 44,62 pada periode yang sama. Sementara, pendapatan dan penjualan perseroan turun tipis 1,3% dari Rp 3,68 triliun menjadi Rp 3,63 triliun. Namun laba bersih bisa meningkat setelah beban pokok penjualan ditekan 39,3% dari Rp 1,84 triliun di tahun 2013 menjadi Rp 1,32 triliun. Sehingga Laba bruto ASRI meningkat menjadi Rp 2,3 triliun dibanding dari Rp 1,83 triliun di tahun sebelumnya.

30-Mar-15 06:23 | Koreksi Sehat: *guest*:
Kenaikan tarif cukai rokok tentunya bakal berdampak pada performa saham emiten rokok termasuk PT Gudang Garam Tbk. yang sahamnya masih menunjukkan tren penurunan. Riset PT Danareksa Sekuritas, menuturkan saham emiten berkode GGRM itu sudah mengalami penurunan sejak awal 2015, seiring munculnya berita kenaikan tarif cukai. Tren ini dinilai belum akan berhenti, sehingga sinyal pembalikan arah pun belum terlihat. Danareksa Sekuritas memperkirakan level Rp44.000-Rp45.000 dapat menjadi titik berhenti GGRM. Investor juga diminta untuk menunggu kinerja kuartal I/2015 perseroan. “Jika hasilnya sesuai ekspektasi, maka hal itu akan menjadi pemicu sinyal pembalikan ditambah dividen,” tulis riset tersebut. Pada penutupan perdagangan kemarin, saham GGRM ditutup di level Rp49.750 per lembar saham atau naik 3,43% dari posisi sehari sebelumnya. Tetapi, tetap di bawah posisi pada perdagangan terakhir 2014 yang berada di level Rp60.700 per lembar saham. Tarif cukai rokok telah mengalami kenaikan sebesar 8,72% pada Januari 2015. Namun, demi mengejar target penerimaan cukai dari Rp118 triliun pada 2014 menjadi Rp147 triliun tahun ini, Kementerian Keuangan akan kembali melakukan langkah serupa. Kenaikan tersebut paling cepat diberlakukan pada Juli. Tetapi, pemerintah belum menyebutkan angka yang pasti.

29-Mar-15 20:41 | Koreksi Sehat: *guest*:
Perusahaan pelat merah PT Tambang Batu Bara Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) mengantongi pinjaman dari The Export-Import Bank of China (CEXIM) senilai US$1,2 miliar atau setara dengan Rp15,6 triliun untuk pembangunan PLTU Mulut Tambang Sumatra Selatan. Joko Pramono, Sekretaris Perusahaan PTBA, mengatakan pinjaman dari CEXIM tersebut dilakukan melalui anak usaha perseroan, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP). HBPA akan menggunakan dana tersebut untuk membangun PLTU Bangko Tengah atau Sumsel 8 dengan kapasitas 2×620 Megawatt di Mulut Tambang Tanjung Enim “Pinjaman yang diberikan CEXIM ke PT HBAP merupakan 75% dari total nilai proyek sebesar US$1,59 miliar atau sekitar Rp20,8 triliun,” ungkapnya dalam keterangan resmi. Sisa kebutuhan dana sebesar 25% atau US$400 juta akan digelontorkan dari kas internal anak usaha perseroan tersebut. PTBA yang memiliki 45% saham di PT HBAP memiliki kewajiban pendanaan sebesar US$180 juta dan China Huardian Hongkong CO. Ltd. (CHDHK) menyediakan sisanya US$220 juta.

29-Mar-15 10:08 | abraham *guest*:
INVS BELI SEKARANG 100 M KALAU HARGA BALIK KEMBALI KE 2000 AN MAKA MENJADI 2 TRILYUN HARGA SEKARANG DIBAWAH BOOK VALUE SEMOGA CEPAT DIBUKA SUSPENNYA

28-Mar-15 19:08 | copas *guest*:
3. Subsidi untuk kepentingan konsumtif? Presiden Jokowi dan para ekonom kapitalis menyatakan: Rp 714 triliun subsidi BBM hanya jadi asap.Pernyataan ini mirip dengan ungkapan seorang bapak kepada anaknya, “Sia-sia Bapak memberi kamu makan selama ini karena hanya akan menjadi kotoran yang di buang ke WC.” Padahal dengan BBM dibakar menjadi asap, jutaan nelayan bisa melaut mencari ikan; jutaan petani bisa menggerakkan traktornya untuk membajak sawah; ribuan perusahaan bisa mendistribusikan barang hasil produksinya; jutaan pelajar dan mahasiswa bisa sampai ke kampus mereka; dst. Hal ini terbukti ketika solar langka akibat pembatasan penyaluran BBM bersubsidi jenis solar. Ribuan Nelayan di Pusong, Lhoksemawe Aceh Tidak tidak melaut (Berita Merdeka, 29/08/14). Hal yang sama juga terjadi di Banda Aceh. Akibat pembatasan penyaluran BBM bersubsidi jenis solar, nelayan di semua daerah di Aceh kesulitan melaut sehingga tidak bisa mencari nafkah. Jika hal ini terus berlanjut, dikhawatirkan nelayan Aceh akan kelaparan (Sinar Harapan, 26/08/2014).

28-Mar-15 19:07 | copas *guest*:
2. Subsidi membebani APBN? Subsidi membebani APBN, apakah benar? Benar, kalau sudut pandangnya adalah ekonomi kapitalis. Pasalnya, dalam pandangan kapitalis subsidi adalah barang “haram”. Sebaliknya, dalam sudat pandang ekonomi Islam “subsidi” adalah bagian dari ri’ayah (pengurusan) seorang kepala negara atau khalifah terhadap rakyatnya. Artinya, subsidi bukan beban negara, tetapi sarana bagi negara untuk mengurus kepentingan rakyatnya. Apalagi Pemerintah dan para intelektual kapitalis sering tak jujur dalam mengungkap APBN. Mereka selalu menyalahkan “subsidi”. Padahal bicara APBN adalah bicara penerimaan dan pengeluaran. Dari sisi penerimaan, mengapa tidak pernah ada upaya untuk meningkatkan pendapatan dari sektor pengelolaan SDA; selalu yang jadi fokus adalah pajak (tahun 2014, misalnya, sumber APBN sebesar 80% dari pajak), yang berarti sebagiannya dari rakyat juga). Lalu di kemanakan hasil SDA kita yang begitu banyak dan beragam? Dari sudut pengeluaran, mengapa pula yang selalu digugat itu “subsidi”? Pemerintah dan para ekonom kapitalis jarang menganggap beban pembayaran utang baik pokok maupun bunganya sebagai masalah. Padahal dalam pengeluaran APBN 2014, misalnya, terdapat pos untuk membayar bunga utang dan cicilannya yang mencapai Rp 221 triliun; pembayaran bunga utang sebesar Rp 154 triliun dan cicilan pokok sebesar Rp 66,9 triliun. Siapakah yang menikmati bunga utang tersebut? Tentu negara-negara kreditur seperti Jepang, dan AS, juga lembaga-lembaga donor seperti Bank Dunia dan ADB serta segelintir investor baik individu maupun korporat, yang memegang surat-surat utang yang diterbitkan Pemerintah.

28-Mar-15 19:02 | copas *guest*:
Alasan Palsu Di Balik Kenaikan Harga BBM Salah satu isu yang mendapat perhatian masyarakat, para intelektual dan politikus pada awal kepemimpinan rezim Jokowi–JK adalah rencana kenaikan harga BBM. Sepertinya siapapun rezimnya, selama paradigma ekonomi kapitalis dengan liberalisasi pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) sebagai dasar pijakan dalam pengelolan SDA, kenaikan harga BBM sulit dihindarkan. Penolakan oleh partai politik hanya alat yang mereka gunakan untuk meraih kepentingan politiknya. Itulah yang terjadi saat ini. PDIP yang mengusung Jokowi-JK adalah parpol yang selama 10 tahun terakhir konsisten menolak kenaikan harga. Namun, saat Jokowi/PDIP berkuasa, kado pertama kali yang diberikan kepada rakyat justru kenaikan harga BBM. Alasan Palsu Kenaikan BBM sebenarnya konsekuensi logis dari pelaksanaan sistem ekonomi kapitalis dan pengelolaan sumberdaya alam dengan paradigma kapitalis liberal. Namun, agar kenaikan harga BBM diterima oleh rakyat maka dibuatlah alasan-alasan palsu. Semuanya hanyalah lagu lama yang selalu diputar kembali: subsidi tak tepat sasaran, subsidi membebani APBN, subsidi bikin rakyat malas dan boros dan—yang sekarang ditekankan oleh rezim Jokowi—subsidi BBM adalah bentuk pembakaran uang yang sia-sia karena ratusan triliun rupiah hanya jadi asap. Benarkah semua alasan tersebut?

28-Mar-15 11:54 | spirit_one:
IQPlus, (27/03) - PT Sinar Mas Agro Resources Tbk (SMAR) laba bersihnya melonjak drastis di tahun 2014 dibanding dengan laba bersih yang diraih pada tahun sebelumnya di 2013. Faktor pendukung melonjaknya laba bersih perseroan berasal dari adanya peningkatan pada penjualan bersih, kemudian adanya laba bersih dari entitas asosiasi serta turunnya rugi selisih kurs bersih di tahun 2014. Dalam laporan keuangannya, Jumat, SMAR mencatat penjualan bersih di tahun 2014 mencapai Rp32,34 triliun, meningkat dibanding tahun 2013 yang mencapai Rp23,93 triliun. Sedangk beban pokok penjualan naik menjadi Rp27,65 triliun dari sebelumnya Rp19,81 triliun di 2013. Laba kotor naik menjadi Rp4,69 triliun di 2014 dari sebelumnya Rp4,12 triliun di 2013. Laba usaha naik jadi Rp2,13 triliun dari sebelumnya Rp1,95 triliun di 2013. Adanya pendapatan bunga yang meningkat di 2014 menjadi Rp21,07 miliar serta adanya laba bersih entitas asosiasi sebesar Rp2,99 miliar dan rugi selisih kurs yang turun menjadi Rp36,07 miliar membuat laba bersih perseroan melonjak jadi Rp1,47 triliun dari sebelumnya Rp892,77 miliar di 2013. Sementara, liabilitas perseroan sampai dengan akhir tahun 2014 meningkat jadi Rp13,35 triliun, dan total aset meningkat jadi Rp21,29 triliun dari sebelumnya Rp18,38 triliun di 2013 dengan total ekuitas naik menjadi Rp7,95 triliun di 2014. (End)

28-Mar-15 11:53 | spirit_one:
IQPlus, (27/03) - Pendapatan PT Smartfren Tbk (FREN) naik menjadi Rp2,95 triliun hingga periode Desember 2014 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp2,42 triliun. Sementara beban usaha turun jadi Rp3,92 triliun dari beban usaha tahun sebelumnya Rp4,03 triliun dan membuat rugi usaha turun menjadi Rp968,01 miliar dari rugi usaha tahun sebelumnya yang Rp1,61 triliun. Beban lain-lain bersih turun menjadi Rp437,19 miliar dari beban lain-lain tahun sebelumnya Rp1,09 triliun dan rugi sebelum pajak terpangkas menjadi Rp1,40 triliun dari rugi sebelum pajak tahun sebelumnya Rp2,70 triliun. Sedangkan rugi bersih yang dapat didistribusikan kepada pemiilik entitas induk mencapai Rp1,37 triliun turun jika dibandingkan rugi tahun sebelumnya yang Rp2,53 triliun. Jumlah aset per Desember 2014 naik menjadi Rp17,75 triliun dari jumlah aset per Desember 2013 yang sebesar Rp15,86 triliun. (End)


Kopi Luwak | Kopi Medan | Kopi Sidikalang
©Copyright Saham | IDsaham.com (nelaiyan@gmail.com/ sahamfundamental.blogspot.com)